40 Guru SD Disiapkan Jadi Penggerak Digitalisasi Pembelajaran

Bagikan :

Plh. Kepala Dindikbud Purbalingga, Joko Sumarno, M.Pd., Kabid Pembinaan SD Nokmamn Riyanto, S.Pd.Si, M.Pd bersama peserta pelatihan. 

PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 40 guru sekolah dasar (SD) dari Kecamatan Karangmoncol dan Kertanegara dipersiapkan menjadi penggerak digitalisasi pembelajaran. Tidak hanya dibekali keterampilan menggunakan aplikasi Eguru Eteaching, mereka juga didorong menularkan pengetahuan kepada rekan sejawat agar pemanfaatan teknologi pembelajaran semakin meluas.

Upaya tersebut dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga melalui pelatihan di Aula Politeknik Madyatika Purbalingga, Rabu (4/11/2026).

Plh. Kepala Dindikbud Purbalingga, Joko Sumarno, M.Pd., mengatakan penguasaan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi guru seiring perkembangan dunia pendidikan. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme pendidik, sekaligus mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan.

“Guru harus terus meningkatkan kompetensi mengikuti perkembangan teknologi,” pesannya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Eguru Eteaching. Para peserta mendapatkan pengenalan dan pembekalan penggunaan aplikasi pembelajaran digital untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan SD Nokman Riyanto, S.Pd.Si., M.Pd., serta Kasi Kurikulum dan Peserta Didik SD Ely Angkasawati, S.Sos.

Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru
Joko berharap para guru mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperbaiki proses pembelajaran. Teknologi diharapkan tidak sekadar menjadi pelengkap, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar.

Peserta Didorong Menularkan Pengetahuan
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Nokman Riyanto menekankan pentingnya penerapan hasil pelatihan secara berkelanjutan. Ia berharap peserta segera mencoba aplikasi Eguru Eteaching di sekolah masing-masing.

“Jangan berhenti pada sertifikat, harus ada perubahan nyata,” tegasnya.

Nokman juga mendorong 40 peserta menjadi penggerak digitalisasi pembelajaran di lingkungan sekolah. Mereka diharapkan membagikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada guru lain melalui kegiatan diseminasi.

Dengan pola tersebut, manfaat pelatihan tidak hanya dirasakan oleh 40 peserta, tetapi juga dapat meluas kepada guru-guru lainnya.

Pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital diharapkan mampu memperkaya metode mengajar, meningkatkan keterlibatan murid, serta menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.

Dindikbud Purbalingga berharap para guru dapat menerapkan keterampilan tersebut secara berkelanjutan sehingga digitalisasi pembelajaran semakin berkembang di sekolah dasar, khususnya di Kecamatan Karangmoncol dan Kertanegara. (Prasetiyo)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-11-07 at 14.43
Guru SMPN 5 Ungaran Dibekali Pembelajaran Inovatif Abad 21
Screenshot 2026-11-07 151257
SMPN 3 Satap Rembang Dorong Guru Kuasai Media Interaktif
WhatsApp Image 2026-11-06 at 17.41
BNN Purbalingga Gandeng SMPN 1 Rembang Cegah Narkoba
WhatsApp Image 2026-11-07 at 05.47
Gol Bunuh Diri Antar PGRI Banjarnegara ke Final
82ba7a77009b3e17a843a4c475f57b1a (1)
SMAN 3 Purwokerto Borong 15 Medali Porprov Jateng