*Hadirkan 12 Karya Reflektif

PURBALINGGA, EDUKATOR–Perupa dan guru Seni Budaya SMA Negeri 1 Kejobong-Purbalingga, Nur Agustus, S.Pd, akan menggelar pameran tunggal ke-8 bertajuk “NAH !!” di ruang kreatif AK Cafe, Toko Buku Gramedia Purbalingga-Jl. Kapten Sarengat 108, selama sepekan, 4–11 April 2026 mendatang. Pameran ini menjadi kolaborasi perdana dengan manajemen Gramedia dan AK Cafe, sekaligus menghadirkan 12 karya terbaru yang mengangkat tema kehidupan sosial manusia.
Karya lukis berjudul “Mudik”, salah satu yang akan dipamerkan
Potret Realitas dalam Karya Visual
Dalam pameran tersebut, Nur Agustus menampilkan karya yang lahir dari perenungan mendalam tentang dinamika masyarakat. “Tema “NAH !!” saya pilih sebagai simbol penegasan atas realitas yang kerap terlihat, tetapi jarang dimaknai secara lebih dalam,” ujarnya kepada EDUKATOR di sela-sela persiapan pameran, Rabu (25/3/2026) sore.
Nur Agustus sedang berkarya
Melalui lukisan-lukisannya, Nur Agustus berusaha merekam interaksi antarmanusia yang semakin kompleks di tengah arus modernitas, pertemuan antara tradisi dan gaya hidup masa kini, serta refleksi empati terhadap berbagai fenomena sosial di lingkungan sekitar.
“Saya berusaha memotret denyut kehidupan manusia sebagai makhluk sosial,” ujarnya.
Ruang Dialog dan Refleksi Budaya
Pameran ini tidak sekadar menampilkan karya seni, tetapi juga menjadi ruang berbagi gagasan dan rasa. Dua belas lukisan yang dipamerkan diharapkan mampu menjadi cermin bagi pengunjung untuk melihat kembali peran budaya dalam membentuk karakter manusia.
Sebanyak 12 karya yang tersaji menjadi jembatan komunikasi sekaligus cermin kehidupan yang lahir dari kegelisahan perupa. Karya-karya tersebut diejawantahkan dalam bentuk visual yang mengajak pengunjung berdialog, bahkan berdebat, sembari menikmati lukisan dan suasana santai dengan secangkir kopi di AK Cafe Gramedia.
Ke 12 karya lukis itu dibuat dengan cat akrilik, di atas kanvas berukuran 50 Cm X 50 Cm, dan merupakan karya tahun 2026. Diantaranya berjudul Mudik, Sunyi di Siregol, Lelah, Tarian Secangkir Kopi, Pilih Aku atau Dia dan sebagainya.
“Kalau harga, karena ukurannya sama, saya bandrol @ Rp. 1.000.000,” ujarnya.
Pilih Aku Atau Dia
Apresiasi dan Harapan Perupa
Nur Agustus menyampaikan apresiasi kepada keluarga, rekan seniman, serta pihak Gramedia dan AK Cafe yang mendukung terselenggaranya pameran ini. Ia menilai sinergi berbagai pihak menjadi kunci hadirnya ruang apresiasi bagi karya seni.
“Semoga karya-karya ini dapat memantik dialog baru dalam benak kita semua,” ujarnya.
Pameran “NAH !!” terbuka untuk umum selama sepekan dan diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat, khususnya dalam memahami dinamika sosial dan budaya melalui seni rupa. (Prasetiyo)