PURBALINGGA, EDUKATOR–“Terima kasih Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, kami sangat terbantu dengan program Balik Ngodhe Jakarta Bareng.”
Ungkapan itu disampaikan salah satu peserta yang mewakili peserta lainnya saat pemberangkatan 150 pemudik menuju Jakarta dalam program Balik Ngode Jakarta Bareng edisi ke-2, yang digelar di halaman Kantor Kemenag Purbalingga, Minggu (29/3/2026) pagi.
Ya, pagi itu jam 07.00 WIB, sebanyak 150 pemudik dari berbagai desa/kelurahan di Purbalingga, diberangkatkan menuju Jakarta dalam kegiatan tersebut.
Hadir dalam kesempatan itu perwakilan Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Plt. Kabag Kesra Aris Siswanto, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fasilitas Lengkap, Perjalanan Nyaman
Ketua panitia, Didik Wirawan, mengatakan program ini merupakan wujud kepedulian Kemenag Purbalingga bersama Baznas dalam membantu perantau kembali ke tempat kerja dengan aman.
“Ini edisi kedua dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Tiga Bus Ber-AC
Sebanyak tiga bus ber-AC disiapkan lengkap dengan fasilitas kursi nyaman, makanan ringan, satu kali makan, serta kaos. Rombongan diberangkatkan menuju Terminal Pulo Gebang dengan pengawalan kepolisian hingga perbatasan wilayah.
Mekanisme Pendaftaran dan Syarat Peserta
Pendaftaran program dibuka secara daring pada 18–19 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi. Calon peserta wajib merupakan warga Purbalingga yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.
Selain itu, peserta harus memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat diakses melalui formulir daring, dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta melakukan pendaftaran melalui tautan yang disediakan panitia.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi diwajibkan hadir di Kantor Kemenag Purbalingga, Jalan DI Panjaitan No. 115 A, satu jam sebelum keberangkatan.
Layanan Informasi dan Dukungan Program
Panitia juga membuka layanan informasi bagi masyarakat melalui nomor kontak yang disediakan serta media sosial resmi Kemenag Purbalingga di berbagai platform.
Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, menegaskan program ini merupakan kelanjutan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bagian dari Kemenag berdampak, hadir nyata untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia berpesan kepada pemudik yang balik ke Jakarta bareng ini, agar setelah tiba di perantauan di Jakarta kembali bekerja dengan semangat, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan upaya mencari rezeki sebagai bagian dari ibadah.
Harapan Berlanjut dan Berdampak Luas
Melalui program ini, Kemenag Purbalingga berharap dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transportasi kembali ke perantauan, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan.
Program ini juga diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, serta mendukung upaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2026. (Sri Lestari/Prs)