*Persaingan Ketat, Satu Berbanding Tujuh

PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 228 pelajar SMA/SMK/MA mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Purbalingga tahun 2026. Mereka memperebutkan 31 formasi yang tersedia dengan persaingan ketat, yakni sekitar satu banding tujuh. Seleksi digelar di GOR Indoor Sasana Krida Perwira dan dibuka pada Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tri Gunawan Setyadi, yang mewakili Bupati Purbalingga. Ia mengapresiasi para peserta yang telah lolos hingga tahap seleksi.
“Selamat kepada anak-anak yang mengikuti seleksi. Kalian adalah perwakilan terbaik dari sekolah masing-masing,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya keseriusan dalam mengikuti setiap tahapan seleksi. Menurutnya, peluang untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi terbuka bagi peserta terbaik.
“Kami berharap ada yang bisa mewakili Purbalingga hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” tambahnya.
Seleksi Berlangsung Berjenjang dan Terbuka
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purbalingga, Much Umar Faozi, menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka pada 1–20 Maret 2026.
Dari 256 pendaftar, sebanyak 13 peserta gugur karena tidak melengkapi berkas. Pada tahap seleksi administrasi yang berlangsung 25–27 Maret 2026, sebanyak 15 peserta kembali dinyatakan tidak lolos, terdiri dari 7 putra dan 8 putri.
“Sehingga jumlah peserta yang mengikuti seleksi hari ini sebanyak 228 orang, terdiri dari 132 putra dan 96 putri,” jelasnya.
Peluang Tembus Provinsi hingga Nasional
Ia menambahkan, kebutuhan Paskibraka Kabupaten Purbalingga tahun 2026 sebanyak 31 orang, terdiri dari 20 putra dan 11 putri. Dari jumlah tersebut, masing-masing satu putra dan satu putri akan dikirim untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Harapannya, perwakilan Purbalingga bisa lolos hingga tingkat nasional dan membawa nama baik daerah,” harapnya. (Prasetiyo).