
Penyuluhan keamanan dan keselamatan berkendara oleh Tim Satlantas Polres Banjarnegara. (Foto: Humas SMAN 1 Sigaluh/EDUKATOR)
BANJARNEGARA, EDUKATOR–SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara meluncurkan program Bumi Lestari Sigaluh untuk mendukung gerakan Jateng ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026). Program ini menjadi langkah konkret sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan berkelanjutan, sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini.
Kegiatan peluncuran melibatkan ratusan siswa dan diawali dengan edukasi keselamatan berkendara oleh Satlantas Polres Banjarnegara di lapangan upacara. Kolaborasi ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi, khususnya di kalangan pelajar.
Tekan Risiko Kecelakaan Pelajar
Kanit Kamsel Satlantas Polres Banjarnegara, Aiptu Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa angka kecelakaan di wilayahnya tergolong tinggi. “Setiap hari terjadi sekitar lima hingga enam kecelakaan, dan banyak korbannya pelajar. Patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kesadaran berlalu lintas bagi generasi muda sebagai upaya menjaga masa depan mereka. Edukasi ini menjadi bagian dari implementasi aspek “Aman” dalam gerakan Jateng ASRI.
Aksi Nyata: Sehat, Bersih, dan Peduli Lingkungan
Setelah sosialisasi, siswa mengikuti senam pagi bersama sebagai wujud pola hidup sehat. Kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, lalu ditutup dengan makan bergizi gratis (MBG) secara bersama-sama.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan penerapan nilai “Sehat” dan “Resik” dalam gerakan Jateng ASRI, sekaligus membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Konsisten Lestarikan Lingkungan, Bidik Adiwiyata
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, S.Sos, M.Pd menyatakan, program ini sejalan dengan berbagai kegiatan lingkungan yang telah lama dijalankan sekolah. Ia menyebut, sekolah secara konsisten melakukan aksi pelestarian lingkungan sejak bertahun-tahun lalu.
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, S.Sos, M.Pd
“Kami rutin menebar ribuan bibit ikan di Sungai Serayu sejak 2015 bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya.
Selain itu, sekolah juga menjalankan program penghijauan melalui Tanam Buah di Sekolah serta menjadi pelopor Bank Sampah Sekolah di Banjarnegara. “Kami optimistis, melalui program ini, SMAN 1 Sigaluh dapat melangkah menuju Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi tahun ini,” tambahnya.
Melalui Bumi Lestari Sigaluh, sekolah berharap mampu memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan sekaligus mendukung terwujudnya Jawa Tengah yang lebih bersih dan berkelanjutan.(Prasetiyo)