Ekspedisi Pembuatan Film Dokumenter Sejarah Hari Jadi Banjarnegara Dimulai

Bagikan :

*Siap Pecahkan Rekor MURI

Dari kiri ke kanan,  Heni Purwono selaku produser film, Agus Junaidi Wakil Ketua DPRD Banjarnegara, Slamet Ketua DPRD, Aziz Arifianto Direktur Art Film Pictures. (Foto: Dok Pribadi/EDUKATOR)

BANJARNEGARA, EDUKATOR — Untuk menjawab kebingungan masyarakat terkait perubahan Hari Jadi Banjarnegara dari 22 Agustus 1831 menjadi 26 Februari 1571, pembuatan film dokumenter Sejarah Hari Jadi Banjarnegara resmi dimulai. Pelepasan ekspedisi tim produksi film tersebut dilakukan Ketua DPRD Banjarnegara Slamet dan Wakil Ketua DPRD Banjarnegara Agus Junaidi di Gedung DPRD Banjarnegara, Rabu (10/6/2026).

Film yang ditargetkan selesai pada 2027 mendatang itu, akan ditayangkan melalui nonton bareng (nobar) serentak saat peringatan Hari Jadi ke-456 Banjarnegara, dan diharapkan mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Ketua DPRD Banjarnegara, Slamet SH berharap, film ini mampu menghadirkan narasi sejarah yang utuh berdasarkan riset mendalam sehingga dapat menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait perubahan Hari Jadi Banjarnegara.

“Di sinilah pentingnya film dokumenter sebagai sarana edukasi sejarah bagi masyarakat. Pemahaman yang benar mengenai perjalanan Banjarnegara menjadi bekal penting bagi generasi mendatang,” kata  Slamet.

Menurutnya, misi pembuatan film ini harus berhasil menggambarkan situasi sejarah yang utuh. “Sehingga pemahaman anak-anak kita ke depan tentang Banjarnegara tidak keliru,” katanya.

Slamet juga berharap proses produksi dilakukan berdasarkan riset dan kajian sejarah yang mendalam agar informasi yang disajikan memiliki dasar akademik yang kuat.

Proyek dokumenter tersebut digawangi produser film sekaligus sejarawan lokal Banjarnegara, Heni Purwono, bersama sutradara Aziz Arifianto selaku Direktur Art Film Picture Banjarnegara, sebuah rumah produksi film independen yang aktif mengangkat sejarah, budaya, dan potensi lokal Banjarnegara melalui berbagai karya perfilman.

Didorong Jadi Media Pembelajaran di Sekolah
Wakil Ketua DPRD Banjarnegara, Agus Junaidi, menyambut baik pembuatan film tersebut. Ia menilai dokumenter sejarah dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.

“Film ini bisa menjadi media pembelajaran sejarah lokal di sekolah,” ujarnya.

Agus berharap setelah selesai tahun depan, film tersebut dapat mencatatkan rekor MURI melalui kegiatan nobar bersama seluruh masyarakat Banjarnegara secara serentak saat peringatan Hari Jadi Banjarnegara.

“Kalau sudah jadi, film ini bisa dijadikan rekor MURI untuk ditonton secara serentak di Banjarnegara saat perayaan hari jadi,” ujarnya.

Angkat Lokasi Bersejarah Banjarnegara
Sutradara Aziz Arifianto menambahkan, tim produksi akan berupaya menghadirkan karya terbaik yang dapat menjadi pengingat sejarah Banjarnegara sepanjang masa. Film tersebut akan menampilkan berbagai lokasi yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa penting dalam perjalanan daerah yang dikenal sebagai Kota Dawet Ayu itu.

“Kami akan menyajikan spot-spot terbaik yang mewakili peristiwa sejarah penting di Banjarnegara. Seluruhnya akan kami produksi dengan mengoptimalkan potensi anak-anak Banjarnegara sendiri,” kata Aziz.

Menurutnya, proyek tersebut telah direncanakan sejak tahun lalu dan baru dapat direalisasikan pada 2026. Karena itu, pihaknya berharap dukungan seluruh masyarakat agar proses produksi berjalan lancar hingga film selesai dan dapat dinikmati publik.

“Kami mohon dukungan seluruh warga Banjarnegara agar pembuatan film dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Menjawab Pertanyaan Masyarakat
Pembuatan film dokumenter ini dilatarbelakangi masih adanya pertanyaan masyarakat terkait perubahan Hari Jadi Banjarnegara yang ditetapkan sejak 2019. Berdasarkan hasil kajian sejarah, tanggal hari jadi yang semula diperingati setiap 22 Agustus 1831 diubah menjadi 26 Februari 1571.

Meski perubahan tersebut telah berlaku selama lebih dari tujuh tahun, sebagian masyarakat masih belum memahami secara utuh dasar historis yang melatarbelakanginya.

Karena itu, film dokumenter Sejarah Hari Jadi Banjarnegara diharapkan menjadi media edukasi yang mampu menjelaskan perjalanan sejarah daerah secara lebih mudah dipahami. Hal ini  sekaligus untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap identitas dan sejarah Banjarnegara.

Dengan dukungan DPRD, sejarawan, sineas lokal, dan masyarakat, film ini diharapkan menjadi dokumentasi berharga yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang, sekaligus memperkuat kecintaan warga terhadap sejarah Banjarnegara. (Heni P/Prs)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Rudal Iran Vs APBN RI, Siapa Yang Lebih Bahaya?
WhatsApp Image 2026-06-10 at 16.49
Ekspedisi Pembuatan Film Dokumenter Sejarah Hari Jadi Banjarnegara Dimulai
korban12
114 Pensiunan Mengadu, Kerugian Tembus Rp 24 Miliar
mim1
24 Murid MIM Wirasana Terbitkan Antologi "Cerita Madrasahku"
WhatsApp Image 2026-06-10 at 08.43
SMPN 2 Pengadegan Raih Dua Juara 1 Tingkat Kabupaten Purbalingga