
PURWOKERTO, EDUKATOR–Universitas Haraan Bangsa (UHB) Purwokerto kini semakin berkembang. Hal itu menyusul diresmikannya penggunaan gedung baru di Kompleks Kampus I UHB Purwokerto, Jalan Raden Patah, Kembaran, Kabupaten Banyumas, Kamis (21/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, UHB juga meluncurkan tiga program studi baru, yakni S1 Bisnis Digital, S1 Pariwisata, serta S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan.
Selain itu, UHB meluncurkan Neurosense Health Box, inovasi kesehatan berbasis teknologi hasil pengembangan riset di lingkungan kampus. Peluncuran fasilitas dan program baru itu menjadi bagian dari upaya UHB menjawab kebutuhan dunia pendidikan dan perkembangan industri berbasis teknologi.
Acara peresmian gedung baru dan peluncuran tiga prodi baru itu dilakukan Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti. Dalam kegiatan tersebut, Wabup Lintarti didampingi Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, Aisyah Endah Palupi, Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Yadi Fakhruzein Terang Jaya, serta Rektor UHB, Yuris Tri Naili.
UHB Didorong Cetak SDM Unggul
Wabup Banyumas, Dwi Asih Lintarti mengatakan pembangunan gedung baru menunjukkan komitmen UHB dalam menghadirkan lingkungan akademik yang modern, nyaman, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, pembukaan program studi baru juga menjadi bukti bahwa UHB terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tuturnya.
Ia berharap UHB terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi.
“Kehadiran fasilitas baru dan pengembangan program pendidikan harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan peduli sosial,” katanya.
Gedung Jadi Simbol Kemajuan Pendidikan
Sementara itu, Pembina Yayasan Pendidikan Dwi Puspita, Yadi Fakhruzein Terang Jaya menyampaikan gedung baru tersebut sepenuhnya diserahkan kepada rektorat UHB untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menilai gedung baru bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga simbol kemajuan dan komitmen lembaga pendidikan.
“Gedung ini menjadi simbol harapan dan kemajuan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik bagi generasi masa depan,” ungkapnya.
Menurut Yadi, peluncuran tiga program studi baru menegaskan kesiapan UHB menjadi pelopor inovasi di dunia pendidikan tinggi.
Inovasi Kesehatan Berbasis Teknologi
Peluncuran Neurosense Health Box juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Inovasi kesehatan berbasis teknologi itu merupakan hasil pengembangan riset sivitas akademika UHB.
Kehadiran inovasi tersebut menunjukkan komitmen kampus dalam memperkuat budaya penelitian dan kreativitas di bidang kesehatan dan teknologi.(Prasetiyo)