MGMP IPS SMP Gelar Reorganisasi dan Pelatihan Penyusunan Soal Literasi-Numerasi

Bagikan :

PURBALINGGA, EDUKATOR–MGMP IPS SMP Kabupaten Purbalingga , Kamis (21/5/2026) menggelar Rapat Pleno Reorganisasi Pengurus dan Pelatihan Penyusunan Soal Literasi dan Numerasi, di Aula SMP Negeri 3 Purbalingga. Kegiatan yang dibuka oleh Kabid Pembinaan SMP Dindikbud Purbalingga Priyanto, S.Pd.I, M.Pd.I ini, diikuti guru IPS dari berbagai SMP negeri maupun swasta se Purbalingga.

Kegiatan itu dihadiri pula, Bina damping MGMP IPS Warsono, S.Pd, MM, pengawas pembina MGMP IPS Dra. Dartini, M.Pd dan narasumber Nur Said Manfaluti, S.Pd, M.Pd yang juga Kepala SMPN 1 Karangjambu dan pernah menjabat Ketua MGMP IPS SMP Pubalingga dari tahun 2021-2023.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dindikbud Purbalingga Priyanto mengemukakan, pendidikan masa kini tidak lagi cukup hanya mengandalkan hafalan materi.

Kabid Pembinaan SMP Dindikbud Purbalingga Priyanto, S.Pd.I, M.Pd.I , mewakili Kadindikbud Heru Sri Wibowo S.Sos, M.Si, membuka rapat pleno dan pelatihan penyusunan soal literasi dan numerasi, yang diselenggarakan MGMP IPS SMP. 

Penguatan Literasi dan Numerasi jadi Kebutuhan Utama
Menurutnya, peserta didik harus dibekali kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menganalisis persoalan, serta mampu menyelesaikan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu, penguatan literasi dan numerasi menjadi kebutuhan utama pendidikan saat ini. Guru IPS memiliki posisi yang sangat strategis. karena pembelajaran IPS sangat dekat dengan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Priyanto juga mendorong para guru agar mampu menghadirkan soal-soal asesmen yang kontekstual, bermakna, dan mampu mengasah daya nalar peserta didik.

“Guru yang terus belajar akan melahirkan peserta didik yang terus berkembang. Dan pendidikan yang hebat dimulai dari guru yang mau belajar dan berubah,” tegasnya.

Lima Hal Penting Dalam Menysuun Soal LIterasi dan Numerasi
Dalam kesempatan itu, Nur Said Manfaluti yang juga fasilitator pembelajaran mendalam bagi kepala sekolah dan guru senior mata pelajaran IPS, menegaskan, ada lima hal penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan soal literasi dan numerasi.

Pertama, dari sisi konten, soal literasi dapat berupa teks informasi maupun teks sastra. Sementara itu, numerasi mencakup materi bilangan, aljabar, data dan ketidakpastian, pengukuran, serta geometri.

Kedua, soal harus memiliki konteks yang dekat dengan kehidupan, baik dalam konteks personal, sosial budaya, maupun saintifik. “Dengan demikian, murid dapat lebih mudah memahami dan menghubungkan soal dengan situasi nyata,” ujarnya.

Ketiga, lanjutnya, bentuk penyajian soal dapat dibuat bervariasi, seperti narasi atau deskripsi, grafik, gambar, tabel, diagram, maupun gabungan dari beberapa bentuk tersebut.

“Variasi penyajian ini bertujuan agar soal lebih menarik dan mampu melatih kemampuan berpikir murid,” tegasnya.

Keempat, lanjut Nur Said, soal literasi dan numerasi sebaiknya bersifat kontekstual, menghadirkan situasi di luar kebiasaan, serta memuat hal-hal baru sehingga dapat menantang kemampuan analisis murid.

Kelima, Nur Said Manfaluti menekankan bahwa  soal harus memperhatikan bentuk dan level kognitif. Pada literasi, kemampuan yang diukur meliputi menemukan informasi, interpretasi dan integrasi, evaluasi, serta refleksi. “Sedangkan pada numerasi, kemampuan yang dinilai mencakup pemahaman, penerapan, dan penalaran,” katanya.

Dalam kesempatan itu pula, Nur Said mengajarkan cara menyusun soal asesmen IPS dan menganalisisnya , baik berupa soal pilihan ganda maupun uraian.

Para peserta antusias mengikuti paparan dari nara sumber itu.

Reorganisasi Pengurus.
Sementara itu dari rapat pleno reorganisasi pengurus MGMP IPS SMP itu, ditetapkan  Perdana Oviana Saputro, S.Pd dari SMPN 3 Kutasari sebagai ketua baru untuk periode 2026-2030. Ia menggantikan ketua antar waktu, Nur Rokhmah Cahyaningsih, S.Pd, guru IPS SMPN 1 Bojongsari. (Priyanto/Prs)

BERITA TERKINI

mgmpips2
MGMP IPS SMP Gelar Reorganisasi dan Pelatihan Penyusunan Soal Literasi-Numerasi
bk1
Penting, Penguatan Layanan BK Berbasis Pendekatan "Deep Learning"
FULAD6
Laut Mediterania, 9 WNI, dan Ujian Kredibilitas Hukum Internasional
fls1
FLS3N Jenjang SMP Ditutup, SMPN 1 Purbalingga, SMPN 2 Kemangkon dan SMPN 1 Kemangkon Raih Juara 1
fauzi27
Cinta Palsu di Balik Jeruji Besi, Ketika "Love Scam" Menjadi Ancaman Baru Dunia Pendidikan