
Peserta lomba kreasi vlog, mengangkat potensi wisata Sanggaluri Park
PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 152 murid dari 76 SMP baik negeri maupun swasta di Purbalingga, Sabtu (23/5/2026) mengikuti Lomba Kreasi Vlog Tingkat SMP se-Kabupaten Purbalingga di kawasan wisata Sanggaluri Park. Kegiatan yang mengusung tema “Digifest 2026: Be The Next Creator!” dengan subtema “Eksplorasi Sanggaluri: Mengubah Pengalaman Menjadi Karya Digital yang Edukatif” itu, dibuka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga R. Budi Setiawan, S.E., M.Si.
Kegiatan itu diselenggarakan oleh MGMP Informatika SMP Purbalingga bekerjasama dengan Dindikbud Purbalingga dalam rangka meramaikan peringatan Hardiknas Tahun 2026 tingkat Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini, sekaligus mempromosikan Sanggaluri Park di media sosial, agar tempat wisata edukatif itu semakin ramai dikunjungi wisatawan.
Hadir dalam pembukaan itu, Kabid Pembinaan SMP Dindikbud Kabupaten Purbalingga Priyanto, S.Pd.I., M.Pd.I., Pengawas SMP Untung Sugiarto, S.Pd., Ketua MKKS SMP Kabupaten Purbalingga Subarno, S.Pd., Bina Damping MGMP Informatika Reviliandres, S.Kom., pengurus MGMP Informatika, dewan juri, guru pendamping, dan para peserta.
R Budi Setiawan yang mewakili Bupati Purbalingga mengapresiasi penyelenggaraan lomba ini menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi secara bijak di kalangan pelajar.
“Anak-anak harus didorong menjadi kreator yang menghasilkan konten positif, inspiratif, dan membangun,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabid Pembinaan SMP Priyanto mengemukakan, lomba ini menjadi bagian dari upaya mendorong peserta didik agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator konten digital yang produktif dan bertanggung jawab.
Bukan Sekadar Lomba Vlog
“Digifest bukan sekadar lomba vlog, tetapi ruang belajar kreatif yang melatih komunikasi, kolaborasi, literasi digital, dan kemampuan berpikir kritis para peserta,” katanya.
Priyanto berharap kegiatan serupa terus dikembangkan untuk memperkuat pembelajaran Informatika di sekolah, sekaligus melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Peserta melakukan liputan di sekitar Sanggaluri Park
Vlog Edukatif
Usai pembukaan, peserta langsung menyebar ke berbagai sudut kawasan wisata untuk memproduksi video vlog edukatif. Dengan memanfaatkan telepon pintar dan perangkat digital lainnya, mereka merekam gambar, melakukan wawancara, menyusun narasi, hingga menyunting video secara mandiri.
Panitia menetapkan durasi video 3 hingga 5 menit dalam format MP4 yang kemudian diunggah ke media sosial sesuai ketentuan lomba.
Dewan juri menilai karya peserta berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, orisinalitas, teknik pengambilan gambar, editing, serta kemampuan menyampaikan pesan edukatif. (Priyanto/Prs)