*Sederhana, Penuh Kebersamaan dan Suasana Haru

Foto bersama para murid yang dilepas dengan kepala sekolah dan jajaran dewan guru serta karyawan. (Foto: Humas SMPN 3 Kalimanah/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 151 murid kelas IX SMP Negeri 3 Kalimanah, Purbalingga dilepas dalam suasana sederhana namun penuh makna pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah sejak pukul 07.30 hingga 12.00 WIB itu diwarnai euforia, haru, serta kebersamaan antara murid dan guru.
Berbeda dari tahun sebelumnya yang melibatkan orang tua dalam acara formal, pelepasan tahun ini digelar lebih sederhana. Kegiatan hanya dihadiri murid kelas IX, guru, serta tenaga kependidikan. Meski tanpa kemewahan, suasana justru terasa lebih hangat dan akrab.
Kepala SMP Negeri 3 Kalimanah, Nurul Dini Hardiani, S.Pd., M.Si. bersama para siswa kelas IX.(Foto: Humas SMPN 3 Kalimanah/EDUKATOR)
Kepala SMP Negeri 3 Kalimanah, Nurul Dini Hardiani, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelepasan bukan akhir perjalanan pendidikan.
“Pelepasan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk meraih cita-cita. Tetap jaga kebersamaan dan jiwa korsa dengan sekolah,” ujarnya di hadapan murid.
Kegiatan diawali dengan apel pagi dan dilanjutkan penyematan medali kepada perwakilan murid kelas IX. Seluruh peserta kemudian turut mengenakan medali sebagai simbol kebersamaan dan kenangan selama tiga tahun menempuh pendidikan.
Kreativitas Murid Warnai Perpisahan
Suasana kebersamaan sudah terasa sejak persiapan kegiatan. Sejumlah murid bahkan terlibat langsung dalam pembuatan konten dokumentasi pelepasan. Tim panitia inti putra kelas IX diketahui menginap di sekolah untuk menyiapkan perlengkapan acara.
“Malam itu kami gotong royong menyiapkan semuanya agar acara berjalan lancar,” ujar salah satu murid panitia.
Mereka juga membantu memindahkan meja dan kursi dari ruang kelas untuk mendukung proses dokumentasi kegiatan.
Balon Harapan Warnai Puncak Acara
Puncak acara berlangsung meriah ketika ratusan balon warna-warni dilepaskan ke udara oleh murid dan guru. Momen tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar para murid dapat meraih cita-cita di jenjang pendidikan berikutnya.

Pelepasan balon sebagai simbol agar para murid dapat meraih cita-cita setinggi langit. (Foto: Humas SMPN 3 Kalimanah/EDUKATOR).
Tawa, haru, dan rasa bangga menyatu dalam suasana perpisahan tersebut. Meski digelar sederhana, kegiatan ini justru meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga sekolah.
Pelepasan ini membuktikan bahwa makna perpisahan tidak ditentukan oleh kemewahan acara, melainkan oleh kebersamaan, ketulusan, dan kenangan yang tercipta di dalamnya. (Humas SMPN 3 Kalimanah/Prs)