Kuota Tetap 288, Persaingan Masuk SMAN 1 Padamara Diprediksi Makin Ketat

Bagikan :

Kepala SMAN 1 Padamara Wikanti Nur Amaliyah, S.Si., M.Eng foto bersama panitia sosialisasi SPMB dan peserta yang hadir. (Foto: Humas SMAN 1 Padamara/EDUKATOR)

PURBALINGGA, EDUKATOR–Persaingan masuk SMAN 1 Padamara, Purbalingga pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 diperkirakan semakin ketat. Sekolah tersebut tetap membuka daya tampung 288 murid baru yang terbagi dalam 8 rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 36 murid. Sementara pada tahun ajaran 2025/2026 lalu, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 400 orang. Kondisi itu membuat lebih dari 100 calon murid tidak tertampung karena keterbatasan kuota.

Demikian antara lain yang terungkap dalam kegiatan Sosialisasi SPMB SMAN 1 Padamara Tahun Ajaran 2026/2027, di SMAN 1 Padamara, Jumat (29/5/2026). Kegiatan dihadiri Kepala SMAN 1 Padamara Wikanti Nur Amaliyah, S.Si., M.Eng., Ketua Komite Sekolah Prapto Sugiyono, perwakilan SMP/MTs di sekitar Padamara, serta kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Padamara.

Kepala SMAN 1 Padamara, Wikanti Nur Amaliyah mengatakan, tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap sekolahnya.

“Kuota tetap 288 murid. Tahun lalu pendaftarnya lebih dari 400 orang, sehingga persaingan masuk cukup tinggi,” ujarnya.

Pegang Teguh Prinsip No Titip, No Jastip
Dalam sosialisasi tersebut, SMAN 1 Padamara kembali menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan SPMB yang transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun intervensi pihak tertentu. Komitmen itu diwujudkan melalui slogan “No Titip, No Jastip.”

Wikanti menjelaskan bahwa No Titip berarti tidak ada ruang bagi praktik menitipkan calon murid kepada kepala sekolah, guru, komite sekolah, pejabat pemerintah, maupun pihak lain untuk mendapatkan perlakuan khusus dalam proses seleksi.

Sementara No Jastip (Jasa Titip) berarti sekolah tidak memberikan kewenangan kepada siapa pun yang mengaku dapat membantu meloloskan calon murid dengan imbalan tertentu. Seluruh proses penerimaan dilakukan berdasarkan aturan dan hasil seleksi yang berlaku.

“Kelulusan ditentukan oleh sistem dan ketentuan yang berlaku, bukan karena titipan atau jasa perantara,” tegasnya.

Pihak sekolah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan atau meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan sekolah.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat. Karena itu, calon murid dan orang tua diimbau tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu.

Lebih lanjut dikemukakan,  SMAN 1 Padamara terus memperkuat layanan pendidikan yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada mutu. Sekolah juga membuka kesempatan bagi calon murid penyandang disabilitas untuk mengikuti proses penerimaan sesuai aturan yang berlaku.

Komite dan Pemerintah Desa Dilibatkan
Ketua Komite SMAN 1 Padamara, Prapto Sugiyono, menyatakan komite sekolah siap menjadi mitra dalam mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Komite siap mendukung dan mengawal agar proses penerimaan berlangsung transparan serta sesuai aturan,” katanya.

Ia menilai kolaborasi antara sekolah, SMP/MTs, komite, dan pemerintah desa penting dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait mekanisme penerimaan murid baru.

Keterlibatan pemerintah desa dan sekolah asal juga diharapkan dapat mencegah munculnya informasi yang tidak akurat sekaligus membantu masyarakat memahami seluruh tahapan pendaftaran.

Jalur Prestasi dan Afirmasi Diprediksi Menarik Minat
Pada SPMB 2026, SMAN 1 Padamara membuka empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili dengan kuota paling sedikit 33 persen, afirmasi 32 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi maksimal 5 persen.

Khusus jalur afirmasi, seleksi dilakukan berdasarkan ketentuan desil yang ditetapkan pemerintah. Sementara jalur prestasi diperkirakan menjadi salah satu jalur yang paling diminati karena memberikan peluang bagi murid yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa seluruh nilai rapor dari SMP/MTs akan diperhitungkan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk membantu calon murid selama proses pendaftaran, sekolah menyediakan layanan verifikasi dokumen dan help desk yang dapat diakses selama tahapan SPMB berlangsung.

Didukung Prestasi dan Fasilitas Lengkap
Tingginya minat masyarakat tidak lepas dari berbagai capaian yang diraih SMAN 1 Padamara. Pada tahun pelajaran terakhir, sebanyak 47 murid diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di berbagai perguruan tinggi negeri.

Di bidang nonakademik, murid SMAN 1 Padamara juga menorehkan berbagai prestasi. Di antaranya juara pada ajang POPDA pencak silat, karate, futsal, woodball, menembak hingga Festival dan Lomba Seni dan Sastra Murid Nasional (FLS3N).

Sekolah ini juga didukung sarana dan prasarana yang lengkap, seperti ruang kelas representatif, laboratorium komputer, kimia, fisika, dan biologi, perpustakaan, masjid, ruang serbaguna, UKS, kantin, lapangan olahraga, serta area parkir yang luas.

Selain itu, tersedia beragam kegiatan ekstrakurikuler, antara lain Paskibra, Pramuka, PMR, Pecinta Alam, Merpati Putih, English Club, paduan suara, karawitan, tata boga, seni tari, seni musik, teater, sinematografi, futsal, bola voli, bola basket, atletik, hingga Karya Ilmiah Remaja (KIR).

Lima Kecamatan Menjadi Basis Domisili
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa wilayah domisili utama SMAN 1 Padamara mencakup Kecamatan Padamara, Purbalingga, Kutasari, Kalimanah, dan Bojongsari. Sekolah juga melayani calon murid dari wilayah perbatasan Kabupaten Banyumas, seperti Kecamatan Sumbang dan Kembaran, sesuai ketentuan yang berlaku.

Wilayah-wilayah tersebut selama ini menjadi kantong utama pendaftar SMAN 1 Padamara. Dengan jumlah lulusan SMP/MTs yang terus meningkat dan kuota yang tetap, persaingan diperkirakan akan semakin ketat pada tahun ini.

Pendaftaran Dimulai 3 Juni 2026
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pengajuan akun SPMB berlangsung pada 3–12 Juni 2026, dilanjutkan verifikasi dokumen dan aktivasi akun pada 4–13 Juni 2026. Sinkronisasi data calon murid di sistem Dapodik dilakukan pada 14 Juni 2026.

Tahap pendaftaran dan pemilihan sekolah berlangsung pada 15–18 Juni 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi utama dijadwalkan pada 21 Juni 2026. Daftar ulang jalur utama dilaksanakan pada 22–25 Juni 2026, sementara daftar ulang cadangan berlangsung pada 29–30 Juni 2026.

Dengan kuota yang tetap sebanyak 288 murid dan jumlah peminat yang setiap tahun melampaui daya tampung, calon murid lulusan SMP/MTs tahun ini dituntut lebih cermat dalam memilih jalur pendaftaran. Juga diminta  mempersiapkan seluruh persyaratan sejak awal, agar peluang diterima di SMAN 1 Padamara semakin besar. (Prasetiyo)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

padamara3
Kuota Tetap 288, Persaingan Masuk SMAN 1 Padamara Diprediksi Makin Ketat
pensiunan tertipu
Korban Dugaan Penipuan Oknum Bank "Mandiri Taspen" Purwokerto Bertambah, Kerugian Lebih Rp 1,3 Miliar
uin saizu
UIN Saizu Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Sertifikat UTBK, Simak Jadwal dan Syaratnya
NOKKAOS
Parenting Gen Z dan Alpha, Tantangan Orang Tua dalam Mendidik Anak
fauzi27
The Onoda Effect: Mengubah Budaya Terlambat Menjadi Integritas Waktu di Sekolah