Teater Katasapa Suguhkan Satire Pengangguran di BILFest

Bagikan :

Penampilan Teater Katasapa Purbalingga membawakan cerita “Yang Penting Terlihat Bekerja” di Hetero Space Banyumas, Senin (15/6/2026).

PURWOERTO, EDUKATOR–Gelak tawa dan tepuk tangan mengiringi pementasan teater “Yang Penting Terlihat Bekerja” pada Banyumas International Literacy Festival (BILFest) 2026 di Hetero Space Banyumas, Senin (15/6/2026). Melalui kisah seorang pengangguran yang menjadi motivator, Komunitas Teater Katasapa Purbalingga menghadirkan satire segar sekaligus ruang refleksi tentang makna kerja dan pengakuan sosial.

Pertunjukan tersebut merupakan adaptasi cerpen “Kiat Sukses Jadi Pengangguran” karya sastrawan Purbalingga, Ikrom Rifa’i. Pementasan disutradarai Deka Aepama. Deka juga tampil sebagai aktor bersama Ikrom Rifa’i, Trisnanto Budidoyo, dan Agustav Triono. Penataan artistik digarap Galih Proses, dengan tata panggung sederhana namun efektif.

Penampilan Teater Katasapa Purbalingga mampu memukau penonton 

Seminar Motivasi yang Tak Lazim
Melalui tokoh Nawirya Pambaruning Sasmita, penonton diajak mengikuti seminar motivasi yang tidak biasa. Tokoh itu membagikan kisah suksesnya sebagai pengangguran.

Dari situlah kisah masa lalu diputar kembali. Penonton diajak menyaksikan perjalanan seorang sarjana mencari pekerjaan, pengakuan, dan tempat berpijak di tengah sistem sosial yang kerap lebih menghargai penampilan daripada makna.

Dialog satire dan celetukan tentang isu kekinian membuat pertunjukan terasa dekat dengan kehidupan masyarakat. Penonton tertawa, namun sekaligus diajak merenungkan realitas tentang pekerjaan, status sosial, dan ukuran kesuksesan.

Hadirkan Hiburan dan Ruang Refleksi
Pementasan tersebut mendapat sambutan hangat dari puluhan pengunjung BILFest dan penikmat teater dari Banyumas serta Purbalingga.

Seniman Purbalingga, Wendro Tanjung, mengaku menikmati sajian para pemain.

“Ini seperti parodi kehidupan nyata,” ujarnya.

Menurut Wendro, akting para pemain cukup matang. Sisipan isu kekinian membuat pertunjukan tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan makna dan ruang refleksi.

Literasi Hidup Melalui Seni Pertunjukan
Ketua Katasapa Purbalingga, Agustav Triono, mengatakan teater membuktikan literasi tidak hanya hadir melalui buku, membaca, atau menulis.

“Literasi juga hidup dalam seni pertunjukan,” katanya.

Menurut Agustav, seluruh proses teater berawal dari teks naskah. Proses tersebut berkembang melalui kegiatan membaca, berdiskusi, menafsirkan, hingga mewujudkannya menjadi pertunjukan.

Ia menambahkan, Katasapa selama ini mengembangkan karya yang lahir dari proses kreatif anggota komunitas. Pementasan kali ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Cerpen karya Ikrom Rifa’i diadaptasi menjadi naskah teater dan digarap Deka Aepama yang dinilai semakin matang dalam penyutradaraan.

Pementasan “Yang Penting Terlihat Bekerja” menunjukkan bahwa seni pertunjukan dapat menjadi medium literasi yang kuat dan menyenangkan. Melalui satire yang cerdas dan menghibur, Teater Katasapa menghadirkan tontonan menarik sekaligus refleksi tentang makna kerja, pengakuan sosial, dan pencarian jati diri manusia.

BILFest merupakan festival literasi berskala internasional di Kabupaten Banyumas. Festival berlangsung pada 11-20 Juni 2026 di Hetero Space Purwokerto. Kegiatan tersebut menghadirkan bazar buku, diskusi inspiratif, peluncuran buku, bazar UMKM, dan pertunjukan seni. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-06-16 at 17.17
SMPN 1 Wanadadi Juarai LCCM Banjarnegara 2026
WhatsApp Image 2026-06-16 at 16.09
Teater Katasapa Suguhkan Satire Pengangguran di BILFest
FULAD6
Muharram 1448 H: Antara Harapan Perdamaian dan Realitas Geopolitik Timur Tengah
WhatsApp Image 2026-06-15 at 21.28
Dintangan Kota Yogya Gelar TANI MASE di SD Negeri Keputran 2
WhatsApp Image 2026-06-15 at 14.39
Pelepasan 15 Murid SDN 1 Kertanegara Berlangsung Haru