
BANJARNEGARA, EDUKATOR — Sebanyak 77 SMP sederajat di Banjarnegara mengikuti Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Banjarnegara, Senin (15/6/2026). SMP Negeri 1 Wanadadi tampil sebagai juara setelah mendominasi sejak babak penyisihan hingga final.
Kepala Dindikpora Kabupaten Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, mengatakan, LCCM memberikan pengalaman berharga bagi para murid. Menurutnya, perjuangan dalam kompetisi itu dapat membentuk mental juara sepanjang hayat.
“Pengalaman ini akan dikenang seumur hidup,” ujarnya.
Pada babak penyisihan, peserta mengerjakan 100 soal. Setiap sekolah diwakili tiga murid. Waktu pengerjaan hanya 75 menit. Enam sekolah meraih nilai tertinggi dan lolos ke final, yakni SMP Negeri 1 Wanadadi, SMPIT Permata Hati Banjarnegara, SMP Negeri 1 Banjarmangu, SMP Negeri 2 Banjarnegara, SMP Negeri 1 Madukara, dan SMPIP BS Tunas Bangsa.
Nilai penyisihan berturut-turut adalah 91, 80, 78, 78, 77, dan 75.

SMPN 1 Wanadadi Tampil Perkasa
Pada babak final, peserta menjawab soal wajib, wajib rebut, dan rebutan. SMP Negeri 1 Wanadadi kembali menunjukkan dominasinya dengan mengumpulkan nilai 2.900.
Secara mengejutkan, SMP Negeri 1 Madukara menyodok ke peringkat kedua dengan nilai 1.750. SMPIT Permata Hati Banjarnegara menempati peringkat ketiga dengan nilai 1.550.
Peringkat harapan pertama diraih SMP Negeri 2 Banjarnegara dengan nilai 1.450. Peringkat harapan kedua diraih SMPIP BS Tunas Bangsa dengan nilai 900. Adapun posisi keenam ditempati SMP Negeri 1 Banjarmangu dengan nilai 800.
Menumbuhkan Cinta Museum
Kepala Bidang SMP Dindikpora Kabupaten Banjarnegara, Doko Herwanto, mengapresiasi semangat murid dan guru pendamping selama kompetisi.
“Mencintai museum berarti mencintai peradaban bangsa,” katanya.
Menurut Doko Herwanto, museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah. Museum juga menjadi sumber belajar agar generasi muda memahami dan mencintai karya, fakta, serta bukti peradaban para pendahulu.
Peserta Akui Lomba Sangat Menantang
Salah seorang peserta dari SMPIT Permata Hati Banjarnegara, Fatiha Salma Haniyya, mengaku lomba berlangsung sangat menantang.
“Lombanya luar biasa dan sangat menantang,” ujarnya.
Menurut Fatiha Salma Haniyya, banyaknya peserta dan beragamnya soal membuat LCCM menjadi ajang bergengsi bagi para pembelajar terbaik di Banjarnegara.(Heni Purwono/Prs)