Penari Maryati Asal Banjarnegara Raih Anugerah Kebudayaan Jateng 2026

Bagikan :

MAGELANG, EDUKATOR–Seniman tari asal Kabupaten Banjarnegara, Maryati, meraih Anugerah Kebudayaan Jawa Tengah Tahun 2026 pada kategori Pelestari Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif itu diserahkan di Magelang, Sabtu (11/7/2026), sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya melestarikan seni dan budaya selama lebih dari tiga dekade.

Maryati dinilai konsisten mengembangkan seni tari sejak berusia 15 tahun. Selama lebih dari 30 tahun, ia tidak hanya menciptakan berbagai karya tari, tetapi juga aktif membina generasi muda dan mendampingi sejumlah kelompok seni di Banjarnegara.

Dedikasi Puluhan Tahun Lestarikan Budaya
Salah satu karya yang paling dikenal adalah Tari Kidung Serayu, koreografi yang menggambarkan pentingnya Sungai Serayu bagi kehidupan masyarakat. Melalui tarian tersebut, Maryati mengajak masyarakat menjaga kelestarian sungai agar terus memberikan manfaat bagi manusia dan seluruh makhluk hidup.

Karya itu juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Banjarnegara dalam berbagai ajang seni budaya tingkat provinsi.

Selain aktif berkarya, Maryati juga mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada 2014, ia dinobatkan sebagai Penata Tari Terbaik Tingkat Nasional dalam Festival Tari Remaja Tingkat Nasional di Jakarta. Penghargaan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu koreografer terbaik yang dimiliki Banjarnegara.

Kebanggaan bagi Banjarnegara
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, mengatakan penghargaan yang diterima Maryati menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banjarnegara sekaligus bukti bahwa dedikasi pelaku seni daerah mampu memperoleh pengakuan di tingkat provinsi.

“Penghargaan ini bukan hanya menjadi prestasi bagi Ibu Maryati, tetapi juga kebanggaan bagi Kabupaten Banjarnegara. Beliau telah menunjukkan pengabdian luar biasa dalam melestarikan seni tari selama puluhan tahun,” kata Tursiman.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan terus mendukung para pelaku budaya agar tetap berkarya, melakukan regenerasi, serta menjadikan kebudayaan sebagai salah satu kekuatan pembangunan daerah.

Ia berharap capaian tersebut mampu memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai seni dan budaya lokal serta berperan aktif menjaga warisan budaya agar tetap lestari tanpa kehilangan nilai-nilai luhurnya.

Inspirasi bagi Pelaku Budaya
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Kuat Herry Isnanto, turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih Maryati. Menurutnya, penghargaan itu merupakan pengakuan atas pengabdian panjang seorang seniman yang tidak pernah berhenti berkarya demi menjaga keberlangsungan budaya daerah.

“Selama lebih dari tiga dekade beliau menunjukkan dedikasi luar biasa dalam melestarikan seni tari dan membina generasi penerus. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi para pelaku budaya untuk terus berkarya dan menjaga warisan budaya Banjarnegara,” ujar Kuat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan terus memberikan ruang dan dukungan kepada para pelaku budaya agar karya-karya lokal semakin dikenal luas.

Selain memperkuat identitas daerah, kebudayaan juga diharapkan menjadi pilar pembangunan karakter masyarakat sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya. (HP/MJP).

 

 

 

BERITA TERKINI

itt1
Viral! Mahasiswa Prodi DKV Tel-U Purwokerto Sidang Skripsi Pakai Kostum Black Metal
FULADJULI2026
Menjelang 81 Tahun Indonesia Merdeka: Korupsi Elite, Musuh Strategis Republik
ChatGPT Image Jul 12, 2026, 09_44_44 PM
Turis Belgia Semarakkan Grebeg Sura Baturraden 2026
WhatsApp Image 2026-07-12 at 06.42
Penari Maryati Asal Banjarnegara Raih Anugerah Kebudayaan Jateng 2026
FAUZI PAKAIAN JAWA
Sebelum Bicara, Belajarlah Mendengar