Murid Baru SMAN 1 Sigaluh Diajak Kembangkan Potensi Melalui Ekstrakurikuler

Bagikan :

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Murid baru SMAN 1 Sigaluh diharapkan mampu mengembangkan potensi, minat, dan bakatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Harapan itu disampaikan dalam kegiatan Demo Ekspo Ekstrakurikuler yang menjadi penutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Sigaluh, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para murid senior memperkenalkan beragam ekstrakurikuler kepada murid baru melalui demonstrasi kemampuan dan pameran prestasi. Tujuannya agar peserta didik memiliki gambaran dalam memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, mengatakan sekolah ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi setiap murid untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami ingin semua anak dapat mengembangkan potensinya sesuai minat dan bakatnya,” ujar Linovia.

Ekstrakurikuler Tampilkan Beragam Atraksi
Berbagai ekstrakurikuler menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan murid baru. Ekstrakurikuler Pecinta Alam, misalnya, memperagakan teknik rappelling dengan dua anggota bergelantungan menggunakan tali sambil menunjukkan simulasi naik dan turun tebing.

Mereka juga membawa sejumlah reptil jinak sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian satwa dan lingkungan.

Tak kalah menarik, Ekstrakurikuler Arung Jeram memperkenalkan berbagai perlengkapan keselamatan yang digunakan saat beraktivitas di sungai. Meski tergolong baru, ekstrakurikuler tersebut telah menorehkan sejumlah prestasi.

Sementara itu, anggota English Club tampil mengenakan kostum cosplay bertema manga dan memperagakan percakapan dalam bahasa Inggris. Ekstrakurikuler yang telah lama berdiri tersebut juga dikenal aktif mengikuti berbagai kompetisi dan meraih prestasi.

Dorong Prestasi Akademik dan Keterampilan Kerja
Selain mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler, Linovia mengatakan sekolah terus memperkuat program literasi, Adiwiyata, serta double track untuk membekali murid dengan keterampilan kerja.

SMAN 1 Sigaluh bahkan menjadi sekolah percontohan dalam program yang mempersiapkan lulusan SMA memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Kami mendapat apresiasi dari Pemprov karena puluhan lulusan telah memiliki sertifikat kompetensi sebagai barista,” katanya.

Menurut Linovia, sekolah memilih bidang kopi karena komoditas tersebut memiliki prospek yang terus berkembang. Dengan bekal sertifikasi kompetensi, lulusan tidak hanya siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk langsung memasuki dunia kerja.

“Kami ingin lulusan kami siap kuliah sekaligus siap bekerja. Itu menjadi nilai tambah sekolah kami karena tidak semua lulusan langsung melanjutkan ke perguruan tinggi,” tegasnya. (Heni Purwono/Prs)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

IMG_20260715_164101_304
Film "Tamu Maghrib" Syuting di Purbalingga
sigaluh11
Murid Baru SMAN 1 Sigaluh Diajak Kembangkan Potensi Melalui Ekstrakurikuler
FULAD6
Darah, Minyak, dan Narasi Palsu
WhatsApp Image 2026-07-15 at 09.16
Empat Inovasi Hijau Ubah Wajah SDN 5 Pengadegan
FAUZI007
Guru yang Berhenti Belajar, Ibarat Tukang Kayu dengan Gergaji Tumpul