667 Murid SMPN 1 Maos Digembleng Jadi Pemimpin

Bagikan :

*Instruktur dari Kodim 0703/Cilacap

Instruktur dari Kodim 0703 Cilacap sedang menggembleng para murid SMPN 1 Maos Cilacap. (Foto: Humas SMPN 1 Maos Cilacap/EDUKATOR).

CILACAP, EDUKATOR–Sebanyak 667 murid SMP Negeri 1 Maos, Kabupaten Cilacap, mengikuti kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara selama empat hari, 27–30 Juli 2026, di Lapangan Desa Maos Kidul, Kecamatan Maos. Mengusung tema “Bersiap Menjadi Pemimpin Sejak Dini”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah membentuk generasi yang disiplin, tangguh, berjiwa kepemimpinan, mampu berkolaborasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX mengikuti rangkaian pelatihan yang dipandu instruktur dari Kodim 0703/Cilacap. Beragam materi diberikan, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), leadership, teknik survival, outbound, hingga long march sebagai bagian dari pendidikan karakter.

Dengan semangat, parea murid SMPN 1 Maos Cilacap mengikuti kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara.(Foto: Humas SMPN 1 Maos Cilacap/EDUKATOR).

Kepala SMP Negeri 1 Maos, Sigit Kindarto, S.Pd., M.Pd., menegaskan,  kegiatan tersebut tidak sekadar melatih kemampuan fisik, melainkan membangun karakter mulia yang akan menjadi bekal murid ketika terjun ke masyarakat.

“Anak-anak adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dipersiapkan sejak dini,” ujar Sigit Kindarto kepada EDUKATOR di sela-sela kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara, Rabu (29/7/2026).

Menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) di sela-sela kegatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara.(Foto: Humas SMPN 1 Maos Cilacap/EDUKATOR).

Latih Disiplin, Kepemimpinan, dan Ketangguhan
Pelatihan menghadirkan tim instruktur yang terdiri atas Kapten Jurizal, Sertu Nur Guntoro, Sertu Lukman Octawijaya, Sertu Teguh Widodo, Serma Misno, serta Pelda (Purn.) Puryanto.

Mereka membimbing murid melalui berbagai aktivitas yang menitikberatkan pada kedisiplinan, ketahanan fisik dan mental, kerja sama, serta kepemimpinan.

Melalui materi PBB, murid dilatih membangun disiplin, kekompakan, kepatuhan terhadap instruksi, dan kemampuan bekerja secara terkoordinasi. Sementara materi leadership menanamkan keberanian memimpin, kemampuan mengambil keputusan, bertanggung jawab, serta menjadi teladan, dimulai dari memimpin diri sendiri.

Murid-murid SMPN 1 Maos Cilacap dibekali  jiwa kepemimpinan sejak dini melalui  kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara. (Foto: Humas SMPN 1 Maos Cilacap/EDUKATOR).

Teknik survival memperkenalkan cara bertahan dalam situasi sulit dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Materi ini diharapkan membentuk pribadi yang kreatif, mandiri, tenang menghadapi masalah, dan tidak mudah menyerah.

Kegiatan outbound dirancang untuk mengasah kemampuan berkomunikasi, menyusun strategi, dan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan. Adapun long march menjadi sarana melatih daya tahan fisik sekaligus membangun mental pantang menyerah dan konsistensi dalam mencapai tujuan.

Sinergi Sekolah, Kodim, dan Pemerintah Desa
Ketua panitia, Wisnu Prastiyawan, S.Pd., menjelaskan,  pelaksanaan kegiatan didukung berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa Maos Kidul yang menyediakan lapangan sebagai lokasi kegiatan.

“Dengan dukungan berbagai pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” kata Wisnu.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda.

Investasi Karakter untuk Masa Depan
Pada bagan lain Sigit Kindarto menilai, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak murid berada di bangku sekolah. Selain kecerdasan akademik, generasi muda juga memerlukan ketahanan fisik, mental, kemampuan beradaptasi, dan semangat berjuang.

Ia menjelaskan, tema “Bersiap Menjadi Pemimpin Sejak Dini” dipilih untuk menegaskan bahwa setiap murid memiliki potensi menjadi pemimpin melalui sikap disiplin, tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan outbound, survival, dan long march juga mengajarkan bahwa setiap tantangan dapat dihadapi melalui komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan ketekunan.

“Harapan kami, anak-anak membawa pulang bukan hanya pengalaman, tetapi juga nilai-nilai kehidupan,” ungkap Sigit.

Perkuat Karakter Generasi Spensamas Gemilang
Melibatkan seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarsiswa sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan sebagai keluarga besar SMP Negeri 1 Maos (Spensamas).

Bagi murid kelas VII, pelatihan menjadi pengalaman awal memasuki lingkungan sekolah baru. Sementara bagi kelas VIII dan IX, kegiatan tersebut memperkuat karakter sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan yang lebih luas.

SMP Negeri 1 Maos berharap nilai-nilai disiplin, tangguh, pantang menyerah, kompetitif, dan kolaboratif yang diperoleh selama pelatihan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.

Melalui kegiatan Kesamaptaan dan Leadership Bela Negara ini, sekolah menegaskan komitmennya mewujudkan Generasi Spensamas Gemilang yang berkarakter mulia, bermental kuat, serta siap menjadi pemimpin masa depan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Prasetiyo)

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

FULAD6
Londo Ireng dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
6289458819192525227
Kak Fahmi Ajak Pramuka Perkuat Aksi Lingkungan
ChatGPT Image Jul 29, 2026, 10_16_10 PM
667 Murid SMPN 1 Maos Digembleng Jadi Pemimpin
WhatsApp Image 2026-07-29 at 13.05
Bupati Buka MPLS, Sekolah Rakyat Banyumas Resmi Beroperasi
FAUZI PAKAIAN JAWA
Mengubah Gunjingan Menjadi Umpan Balik