*Dari 53 SD/MI

PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 487 Pramuka Siaga dari 53 SD/MI mengikuti Perkemahan Sehari Pramuka Siaga (Persari) yang digelar Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bukateja, Purbalingga, Senin (14/9/2026). Kegiatan berlangsung di SD Negeri 1 Cipawon sejak pukul 08.00 hingga 14.30 WIB dengan suasana penuh antusias dan keceriaan.Ka Kwarran Bukateja, Giatno Festisia Gantoro, S.Pd.SD., memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Persari.”Kegiatan PersariKwarran Bukateja menjadi bagian penting dalam pembinaan kepramukaan bagi peserta didik,” ujarnya.
Ketua Panitia Persari Wildan Adhi Rohmanudin, S.Pd.SD., mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sarana belajar sekaligus pengembangan diri bagi Pramuka Siaga. “Persari menjadi sarana belajar dan mengembangkan kreativitas,” ujarnya.
Persari menjadi salah satu sarana pembinaan Pramuka Siaga untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, keberanian, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan antarpeserta di wilayah Kecamatan Bukateja.

Beragam kegiatan edukatif dan rekreatif disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para peserta. Materi kegiatan meliputi pengetahuan, keterampilan komputer, talenta, hasta karya, serta permainan.
Melalui kegiatan pengetahuan, peserta memperoleh tambahan wawasan dengan metode belajar yang dikemas secara menyenangkan. Sementara itu, kegiatan keterampilan komputer memberikan kesempatan kepada Pramuka Siaga untuk mengenal sekaligus mempraktikkan penggunaan teknologi.
Kegiatan talenta juga menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian peserta. Melalui kegiatan tersebut, mereka mendapat ruang untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan kemampuan masing-masing.
Tidak kalah menarik, hasta karya mengajak peserta menghasilkan berbagai karya kreatif. Adapun permainan dikemas sebagai aktivitas rekreatif yang sekaligus melatih kerja sama, komunikasi, ketangkasan, dan sportivitas.

Wadah Pembentukan Karakter
Menurut Wildan, Persari tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan bermain bagi Pramuka Siaga. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan sekaligus mempererat persaudaraan antarpeserta.
Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter Pramuka Siaga. Peserta didorong untuk berani mencoba, berkarya, bekerja sama, dan berinteraksi dengan teman dari sekolah maupun madrasah lain.
Perkuat Semangat Kepramukaan
Kehadiran 487 Pramuka Siaga dari 53 sekolah dan madrasah menjadikan Persari Kwarran Bukateja sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat kepramukaan sejak usia dini.
Sepanjang kegiatan, para peserta mengikuti setiap agenda dengan penuh semangat. Suasana ceria terlihat dalam berbagai aktivitas yang memadukan unsur pendidikan, keterampilan, kreativitas, dan permainan.
Persari Kwarran Bukateja menjadi wadah belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong Pramuka Siaga mengembangkan keberanian, kreativitas, dan keterampilan. Kegiatan tersebut juga memperkuat kemampuan bekerja sama serta menumbuhkan semangat persaudaraan antarpeserta. (Upik Aimanah/Prs)