MGI akan Gelar Edukasi Kacamata Medis Gratis di Yogyakarta

Bagikan :

*Para Penerima Donasi Merasakan Manfaatnya

YOGYAKARTA, EDUKATOR –Agenda Edukasi Kacamata Medis IonSpec/NanoSpec dalam MGI Opportunity Meeting (MOM) akan digelar pada Sabtu (1/8/2026) di Macho Kafe, Jalan Pierre Tendean No. 50, Wirobrajan, Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung dari jam 09.00–11.30 WIB ini menghadirkan program pengajuan dan penyerahan donasi kacamata medis gratis bagi penderita glaukoma dan anak-anak dengan mata minus tinggi, disertai edukasi hidup sehat di era digital serta pengenalan peluang usaha kepada masyarakat.

Mengusung tema “Bersama MGI, Bersinergi, Berbagi, Berkah”, PT Mega Gloryoung International (MGI) menghadirkan kegiatan yang menggabungkan kepedulian terhadap kesehatan mata dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Perusahaan yang bergerak di bidang produk kesehatan berbasis teknologi nano itu menyelenggarakan edukasi, program donasi kacamata medis, serta memperkenalkan peluang usaha melalui sistem pemasaran jaringan.

Pemeriksaan mata pada salah seorang anak dengan mata minus 9,5 pada mata kiri dan kanan, pada pelaksanaan MOM 4 Juli 2026 di Macho Kopi, Jl. Piere Tendean 50, Wirobrajan, Yogyakarta

Kegiatan ini menghadirkan Harta Nining Wijaya dan Kun Maryuni sebagai narasumber, sedangkan acara dipandu Sutrini. Selain menjadi ajang edukasi kesehatan mata, MGI Opportunity Meeting juga memperkenalkan kacamata medis IonSpec/NanoSpec beserta cara penggunaan yang benar agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kepedulian terhadap kesehatan mata sekaligus membuka akses informasi bagi masyarakat,” ujar Harta Nining Wijaya.

Donasi Kacamata Medis untuk Kelompok Prioritas
Program donasi kacamata medis IonSpec/NanoSpec diperuntukkan bagi dua kelompok penerima manfaat, yakni anak-anak berusia maksimal 16 tahun yang memiliki mata minus minimal lima dioptri serta penderita glaukoma dari berbagai kelompok usia.

Selain mengajukan donasi, peserta akan memperoleh edukasi mengenai penggunaan kacamata medis sesuai petunjuk. MGI juga memperkenalkan Teknologi Nano atau Nanoteknologi   yang diterapkan pada produk IonSpec/NanoSpec dengan berbagai keunggulan, di antaranya lensa berkualitas, memberikan pandangan lebih jelas dan nyaman, ringan digunakan, serta memiliki desain yang elegan.

Nanoteknologi merupakan pemanfaatan material berukuran sangat kecil, sekitar 1–100 nanometer, untuk menghasilkan karakteristik tertentu pada suatu produk, dalam hal ini kacamata medis.

Edukasi manfaat kacamata medis IonSpec, pada agenda MOM di Macho Kopi, Minggu (4/7/2026).

Kesaksian Penerima Donasi
Program sosial tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh sejumlah penerima donasi, salah satunya Sartini, warga Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, yang selama lima tahun hidup dengan glaukoma berat.

Sebelum menggunakan kacamata medis IonSpec melalui program donasi, Sartini mengaku sering mengalami sakit kepala berdenyut, mata sangat sensitif terhadap cahaya, serta kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. Paparan sinar matahari langsung bahkan membuat kedua matanya berair.

Setelah menggunakan kacamata medis selama sekitar satu bulan 20 hari, ia mengaku merasakan perubahan pada kondisi kesehatannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikannya, tekanan bola mata yang sebelumnya sangat tinggi turun menjadi angka 11. Keluhan sakit kepala dan nyeri pada mata juga berkurang.

Sartini juga menyampaikan bahwa penggunaan obat tetes mata yang sebelumnya dilakukan enam kali sehari kini berkurang menjadi tiga kali sehari. Baginya, perubahan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam menjalani aktivitas sebagai penyandang glaukoma.

Pengalaman serupa disampaikan Tadius Ratu Kenya dari Nusa Tenggara Timur. Menurut kesaksiannya, kondisi glaukoma pada mata kanannya mengalami perbaikan setelah menggunakan kacamata medis IonSpec.

Sementara itu, katarak pada mata kirinya yang semula dijadwalkan menjalani operasi pada Mei 2026 dinyatakan telah menipis berdasarkan hasil pemeriksaan dokter sehingga operasi tidak lagi dilakukan.

MGI menjelaskan bahwa pengalaman Sartini dan Tadius merupakan kesaksian pribadi penerima manfaat. Kondisi kesehatan mata setiap orang berbeda sehingga pemeriksaan, diagnosis, dan penanganan medis tetap harus dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.

Memadukan Kepedulian Sosial dan Peluang Usaha
Selain mengangkat isu kesehatan mata, MGI Opportunity Meeting juga menjadi sarana memperkenalkan peluang usaha kepada masyarakat. Peserta akan memperoleh informasi mengenai produk, sistem pemasaran jaringan yang dikembangkan perusahaan, serta potensi usaha yang dapat dijalankan.

Melalui kegiatan ini, MGI memadukan kepedulian sosial dengan pemberdayaan ekonomi. Di satu sisi, masyarakat yang memenuhi persyaratan memperoleh kesempatan mengajukan donasi kacamata medis secara gratis dan mendapatkan edukasi mengenai kesehatan mata.

Di sisi lain, peserta dapat mengenal peluang usaha melalui produk-produk kesehatan yang ditawarkan perusahaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi kesehatan mata sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga fungsi penglihatan sejak dini. Sebab, kesehatan mata tidak hanya berpengaruh terhadap kemampuan melihat, tetapi juga mendukung aktivitas belajar, bekerja, dan menjalani kehidupan secara mandiri. (Iko/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-30 at 06.29
MGI akan Gelar Edukasi Kacamata Medis Gratis di Yogyakarta
FULAD6
Londo Ireng dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
6289458819192525227
Kak Fahmi Ajak Pramuka Perkuat Aksi Lingkungan
ChatGPT Image Jul 29, 2026, 10_16_10 PM
667 Murid SMPN 1 Maos Digembleng Jadi Pemimpin
WhatsApp Image 2026-07-29 at 13.05
Bupati Buka MPLS, Sekolah Rakyat Banyumas Resmi Beroperasi