PGRI Jateng Salurkan 65 Tangki Air Bersih untuk Banjarnegara

Bagikan :

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan 65 tangki air bersih untuk membantu masyarakat Kabupaten Banjarnegara yang terdampak kekeringan. Bantuan senilai Rp22.750.000 tersebut diserahkan secara simbolis kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Kamis (30/7/2026), sekaligus didistribusikan kepada warga di wilayah terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua I PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sri Suciati, mewakili Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Muhdi, yang sedang menunaikan ibadah umrah. Bantuan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, di Kantor BPBD Banjarnegara.

Bantuan Disalurkan Hingga Lokasi Terdampak
Usai penyerahan simbolis, rombongan PGRI Provinsi Jawa Tengah yang terdiri atas Prof. Listyaning Sumardiani selaku Kepala Biro Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PGRI Provinsi Jawa Tengah, Agus Wisman selaku Kepala Biro Komunikasi dan Informasi PGRI Provinsi Jawa Tengah, Heling Suhono selaku Ketua PGRI Banjarnegara, serta Suwandi selaku Wakil Ketua PGRI Banjarnegara, langsung menuju Dusun Ksatrian, Desa Gemuruh, Kabupaten Banjarnegara.

Di lokasi tersebut, bantuan air bersih disalurkan kepada 160 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan.

Sri Suciati mengatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian PGRI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi krisis air bersih.

“Kami prihatin atas bencana kekeringan ini. Bantuan air bersih merupakan wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat Banjarnegara,” ujarnya.

Ia menambahkan, Banjarnegara memiliki arti penting bagi PGRI Jawa Tengah karena menjadi daerah kelahiran tokoh pendidikan nasional, Sulistiyo, sehingga menjadi salah satu prioritas dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.

Agustus Diprediksi Jadi Puncak Kekeringan
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengungkapkan kebutuhan air bersih diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus 2026. Selama dua bulan terakhir, BPBD telah menyalurkan bantuan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Selama dua bulan terakhir, kami telah mendistribusikan 500 tangki atau sekitar dua juta liter air bersih,” ungkap Aji.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk PGRI Provinsi Jawa Tengah, sangat membantu percepatan distribusi air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan.

Dorong Solusi Jangka Panjang
Ketua PGRI Banjarnegara, Heling Suhono, berharap penanganan kekeringan tidak berhenti pada bantuan air bersih, tetapi juga diwujudkan melalui solusi permanen agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan saat musim kemarau.

“Ke depan perlu solusi permanen berupa penampungan air, pipanisasi, dan pencarian sumber air sebagai langkah jangka panjang. Semoga bisa kita wujudkan bersama,” kata Heling.

Ia menegaskan PGRI Banjarnegara siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan BPBD dalam mendukung upaya penyediaan infrastruktur air bersih sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (Heni Purwono/Prs)

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-30 at 15.13
103 ASN Pemkab Banyumas Terima SK Pensiun
fuladdidesa
Indonesia 2045: Ketika "Londo Putih" Lebih Berbahaya daripada "Londo Ireng"
WhatsApp Image 2026-07-30 at 14.01
PGRI Jateng Salurkan 65 Tangki Air Bersih untuk Banjarnegara
WhatsApp Image 2026-07-30 at 11.16
PGRI Banjarnegara Canangkan Tahun 2026 sebagai Tahun Kekuatan
WhatsApp Image 2026-07-30 at 06.29
MGI akan Gelar Edukasi Kacamata Medis Gratis di Yogyakarta