Tim Pengabdian Masyarakat Unnes Perkuat Kapasitas Musik dan Tari di SMAN 1 Banjarnegara

Bagikan :

BANJARNEGARA, EDUKATOR— Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) meningkatkan kapasitas musik dan tari berbasis konservasi untuk mendukung pendidikan berkualitas di SMA Negeri 1 Banjarnegara.

Program bertajuk Apresiasi Musik dan Tari Berbasis Konservasi untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas tersebut digelar melalui kegiatan Jumat Ekspresi pada Jumat (17/7/2026) sebagai upaya memperkuat kreativitas seni sekaligus menanamkan nilai pelestarian budaya di lingkungan sekolah.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Kidung Sukma Asmarani, M.Pd sebagai ketua tim, didampingi Dr. Abdul Rachman, S.Pd., M.Pd., Nafik Salafiyah, S.Pd., M.Sn., Sestri Indah Pebrianti, S.Pd., M.A. dari UNNES, serta Azhardi Wisnugraha, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Seluruh tim bekerja sama dengan SMA Negeri 1 Banjarnegara sebagai mitra pelaksanaan kegiatan.

Pembelajaran Seni Dikemas Interaktif dan Kolaboratif
Ketua Tim Pengabdian UNNES, Kidung Sukma Asmarani, M.Pd., menjelaskan bahwa penguatan kapasitas seni dikemas melalui program Jumat Ekspresi yang diawali dengan pembukaan dan ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Selanjutnya, dosen Pendidikan Seni Musik dan Pendidikan Seni Tari memberikan materi yang dipadukan dengan demonstrasi praktik. Para murid juga dilibatkan secara langsung dalam setiap sesi agar memperoleh pengalaman belajar yang lebih nyata.

“Seluruh peserta diajak berpartisipasi dalam praktik paduan suara dan tari bersama sebagai bentuk pembelajaran yang kolaboratif, interaktif, dan partisipatif,” ujar Kidung.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung penguatan pendidikan seni berbasis nilai konservasi di sekolah.

Menurutnya, pelestarian seni budaya menjadi bagian penting dari nilai konservasi yang diusung UNNES. Rangkaian kegiatan telah diawali dengan latihan kolaborasi sejak 16 Juli 2026, kemudian dilanjutkan pada 17 Juli dengan penyampaian materi, demonstrasi, hingga penampilan hasil latihan.

Tumbuhkan Kepedulian Melestarikan Seni Budaya
Kidung berharap program Jumat Ekspresi dapat menjadi ruang pembelajaran seni yang terstruktur dan berkelanjutan. Selain meningkatkan apresiasi terhadap musik dan tari, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kepedulian murid terhadap pelestarian seni budaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Salah seorang murid, Azza, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperoleh pengalaman artistik dalam bermusik dan menari, ia juga mendapatkan pembelajaran mengenai nilai-nilai kehidupan.

“Kami disadarkan tentang pentingnya kerja sama, disiplin, dan rasa percaya diri,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah, UNNES berharap penguatan kapasitas seni berbasis konservasi dapat terus berkembang sehingga menjadi bagian dari pembelajaran yang mampu membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 1 Banjarnegara.(Muji Prasetyo/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-30 at 15.13
103 ASN Pemkab Banyumas Terima SK Pensiun
fuladdidesa
Indonesia 2045: Ketika "Londo Putih" Lebih Berbahaya daripada "Londo Ireng"
WhatsApp Image 2026-07-30 at 14.01
PGRI Jateng Salurkan 65 Tangki Air Bersih untuk Banjarnegara
WhatsApp Image 2026-07-30 at 11.16
PGRI Banjarnegara Canangkan Tahun 2026 sebagai Tahun Kekuatan
WhatsApp Image 2026-07-30 at 06.29
MGI akan Gelar Edukasi Kacamata Medis Gratis di Yogyakarta