JCC 2026 Dorong Integrasi Ilmu Kimia dan Pengetahuan Lokal

Bagikan :

Foto bersama PlT Rektor Unsoed Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si dengan narasumber, panitia dan peserta 21st Joint Conference on Chemistry (JCC) 2026. (Foto: Bayu Rizqi Sutanto/EDUKATOR)

PURWOKERTO, EDUKATOR–Kearifan lokal perlu menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan karena memiliki potensi besar sebagai sumber inovasi berkelanjutan. Jika dioptimalkan melalui pendekatan ilmiah, nilai-nilai lokal dapat menjadi kekuatan untuk melahirkan inovasi yang manfaatnya tidak hanya dirasakan kelompok tertentu, tetapi juga bagi Indonesia hingga masyarakat global.

Hal tersebut menjadi salah satu gagasan penting dalam 21st Joint Conference on Chemistry (JCC) 2026 yang digelar di Aula Gedung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam – Universitas Jenderal Soedirman (FMIPA Unsoed), Kamis (17/9/2026). JCC 2026 dibuka oleh PlT Rektor Unsoed  Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si

Ketua Panitia JCC ke-21, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan, konferensi tersebut menjadi ruang untuk mengintegrasikan ilmu kimia dengan pengetahuan lokal dan potensi sumber daya alam.

“Kearifan lokal menjadi nilai tambah bagi pengembangan inovasi,” tegasnya.

Ketua panitia  JCC 2026 Roy Andreas, S.Si, M.Si, Ph.D.(Foto: Bayu Rizqi Sutanto/EDUKATOR)

Local Wisdom Perkuat Pengembangan Ilmu
JCC 2026 mengusung tema “Integrating Chemical Science, Local Knowledge, and Natural Resources for Sustainable Innovation”. Tema tersebut menekankan pentingnya keterpaduan antara ilmu pengetahuan, pengetahuan lokal, dan sumber daya alam untuk menghasilkan inovasi yang berkelanjutan.

Roy menilai tidak semua negara memiliki kekayaan kearifan lokal seperti yang dimiliki Indonesia. Karena itu, potensi tersebut perlu dikembangkan secara ilmiah agar tidak sekadar menjadi warisan budaya, tetapi dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

Menurut dia, pengembangan kearifan lokal melalui pendekatan ilmiah dapat membuka peluang lahirnya berbagai solusi baru. Inovasi tersebut diharapkan memiliki manfaat yang lebih luas dan mampu memberikan kontribusi hingga tingkat global.

Hampir 300 Peserta Hadiri Konferensi
JCC 2026 diikuti hampir 300 peserta dari dalam dan luar negeri. Peserta internasional berasal dari Jepang, China, Thailand, dan Malaysia.

Dari Indonesia, konferensi tersebut diikuti sedikitnya 15 hingga 20 perguruan tinggi. Antusiasme peserta juga terlihat dari sekitar 100 artikel yang telah masuk dalam penyelenggaraan JCC ke-21.

Roy mengatakan, JCC merupakan forum ilmiah tahunan berupa konferensi internasional bidang kimia. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara bergiliran oleh konsorsium jurusan kimia dari berbagai universitas di Jawa Tengah.

Perkuat Jejaring Akademik
Selain menjadi forum pertukaran gagasan ilmiah, JCC juga diarahkan untuk memperkokoh jejaring akademik antarsesama anggota konsorsium. Pertemuan tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi serta negara.

Konferensi juga bertujuan melahirkan solusi inovatif dan berkelanjutan melalui pendekatan yang komprehensif. Beragam perspektif keilmuan dibahas dalam forum tersebut, mulai dari lingkungan dan kimia, bioteknologi dan kimia medisinal, hingga bahan alam dan pangan.

Bidang lainnya meliputi katalis teoritis atau komputasi, kimia material dan nanoteknologi, kimia analitik, biokimia, kimia organik, serta kimia fisik.

Melalui pertemuan tersebut, integrasi ilmu kimia, kearifan lokal, dan sumber daya alam diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut sekaligus membuka peluang agar potensi lokal dapat dikembangkan menjadi solusi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.(Bayu Rizqi Sutanto/Prs)

BERITA TERKINI

FULAD6
Konvergensi Di Era Multipolar: Dari Joint Operation Menuju Multi-Domain Operation
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Ingin Pengangkatan Guru Kembali ke Pusat
FAUZI MERAH
Listen dan Silent: Dua Kata, Satu Jalan Menuju Kebijaksanaan
TUKIJO
Membaca Strategi Penguatan Litnum Sekolah Penerima BOSKin Terbaik
WhatsApp Image 2026-09-17 at 11.59
Mayjen Purn Fulad Gembleng 174 Perwira Siswa Sesko TNI