38 Mahasiswa Unsoed Kenali Kebanksentralan di KPwBI Purwokerto

Bagikan :

Gedung Kantor KPwBi Purwokerto

PURWOKERTO, EDUATOR–Sebanyak 38 mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengenal lebih dekat peran strategis Bank Indonesia melalui kunjungan edukasi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto, Kamis (18/9/2026). Mereka tidak hanya mempelajari kebanksentralan, tetapi juga melihat langsung aktivitas dan lingkungan kerja KPwBI Purwokerto.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa didampingi dosen pembimbing Dr. Rio Dhani Laksana. Mereka disambut Deputi Kepala Perwakilan KPwBI Purwokerto, Mahdi Abdillah, yang memberikan pemaparan mengenai peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah, pengendalian inflasi di daerah, serta pengelolaan Uang Tidak Layak Edar (UTLE).

Melihat Langsung Peran Bank Indonesia
Setelah pemaparan, mahasiswa mengikuti office tour untuk melihat aktivitas di lingkungan kerja KPwBI Purwokerto. Mereka juga berkesempatan menyaksikan proses operasional penukaran uang.

Kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga melihat langsung bagaimana sejumlah aktivitas Bank Indonesia dilaksanakan.

Mengenal Pengelolaan Uang Tidak Layak Edar
Salah satu bagian yang menarik perhatian mahasiswa adalah pengenalan pengelolaan Uang Tidak Layak Edar (UTLE). Uang yang sudah tidak dapat diedarkan kembali tersebut dikelola dengan memperhatikan aspek keberlanjutan.

Dalam prosesnya, limbah dari pengelolaan UTLE dapat dimanfaatkan melalui konsep waste to energy dan waste to product.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan Rupiah tidak berhenti pada penyediaan dan peredaran uang. Uang yang sudah tidak layak edar juga dikelola secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan aspek lingkungan.

KPwBI Purwokerto Buka Kunjungan Edukasi
Kunjungan mahasiswa Unsoed tersebut sekaligus menjadi gambaran mengenai kesempatan pembelajaran langsung yang dapat dimanfaatkan berbagai kelompok masyarakat untuk mengenal lebih dekat kebanksentralan.

KPwBI Purwokerto membuka kesempatan kunjungan edukasi bagi Sobat Sekolah, Sobat Kampus, Sobat Instansi, dan Sobat Komunitas.

Melalui program tersebut, peserta dapat memperoleh pengalaman belajar mengenai kebanksentralan sekaligus mengenal lingkungan kerja dan aktivitas KPwBI Purwokerto.

Ketentuan jumlah peserta disesuaikan dengan kelompok kunjungan. Untuk sekolah atau perguruan tinggi, kementerian atau lembaga, serta perbankan atau mitra kerja, jumlah minimal peserta sebanyak 20 orang.

Sementara itu, kunjungan dari masyarakat umum memiliki jumlah minimal 50 peserta.

Program tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi pelajar, mahasiswa, instansi, mitra kerja, perbankan, dan masyarakat umum untuk memahami lebih dekat peran Bank Indonesia dalam perekonomian.

Selain memperoleh materi, peserta dapat mengikuti pembelajaran di luar kelas dengan melihat langsung lingkungan kerja serta aktivitas di KPwBI Purwokerto.

KPwBI Purwokerto membuka kesempatan bagi sekolah, perguruan tinggi, instansi, perbankan, mitra kerja, maupun komunitas yang ingin mengikuti kunjungan edukasi dengan membentuk rombongan sesuai ketentuan jumlah peserta. (Budi Yuswinanto/Prs)

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-26 at 05.36
Historia Perwira Gelar Diskusi 'Membaca' Batu Purba di Purbalingga
bangun11
Bangun Pracoyo, M.Pd, Mengawal Mutu Pendidikan hingga Level Internasional
Screenshot 2026-09-26 021014
SMPN 3 Purbalingga Siapkan Pembelajaran STEM
ASWIN GANTINA
QRIS Banyumas Raya Tembus Rp12,91 Triliun
WhatsApp Image 2026-09-25 at 08.35
Murid SMPN 2 Karangreja Rafael Siap Melaju ke Lomba MAPSI Tingkat Provinsi