Dihadiri 219 Perguruan Tinggi se-Indonesia, Unsoed Tuan Rumah KMI Expo

Bagikan :

Foto bersama usai pembukaan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 dan Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026.

PURWOKERTO, EDUKATOR –Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menjadi tuan rumah Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 dan Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026 yang untuk pertama kalinya digelar secara bersamaan. Kegiatan nasional yang berlangsung pada 29 September–1 Oktober 2026 tersebut dihadiri 219 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, dengan mahasiswa menampilkan karya, gagasan, inovasi, dan potensi kewirausahaan.

Pembukaan kedua ajang nasional tersebut berlangsung di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman, Selasa (29/9/2026). Mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkompetisi, bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta mengembangkan potensi kewirausahaan.

Andi F Noya hadir dalam event berskala nasional KMI Expo XVII di Unsoed

368 Tim Lolos Seleksi Nasional
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan KMI Expo XVII telah melalui proses seleksi nasional yang ketat. Dari sekitar 3.300 proposal yang masuk, sebanyak 368 tim dari 219 perguruan tinggi terpilih mengikuti KMI Expo XVII 2026 di Unsoed.

“Sebanyak 368 tim berasal dari 219 perguruan tinggi,” ujar Roy.

Peserta KMI Expo XVII berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Mereka membawa berbagai gagasan, karya, dan inovasi kewirausahaan untuk ditampilkan dalam ajang nasional tersebut.

Sementara itu, KBMK 2026 diawali babak penyisihan yang diikuti 1.610 peserta dari 597 tim dan 200 perguruan tinggi. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 70 peserta yang tergabung dalam 25 tim dari 19 perguruan tinggi melaju ke babak grand final.

Bukan Sekadar Ajang Perebutan Juara
Mewakili Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Ketua Tim Kerja Sama Kemahasiswaan Direktorat Belmawa, Sugino, S.Pd., M.A.P., mengatakan KMI Expo dan KBMK bukan sekadar kompetisi.

“KMI Expo menjadi ruang penting bagi kreativitas mahasiswa,” katanya.

Menurut Sugino, KMI Expo menjadi ruang untuk memperlihatkan hasil pembinaan wirausaha mahasiswa melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Berbagai ide dan inovasi yang dikembangkan mahasiswa diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sugino juga mengajak peserta menjunjung tinggi integritas, sportivitas, dan kepercayaan diri selama kompetisi. Menurutnya, capaian juara merupakan bagian dari proses. Sementara itu, jejaring, persahabatan, dan dampak nyata bagi masyarakat menjadi nilai penting yang perlu dibangun.

Unsoed Dorong Wirausaha Berbasis Potensi Lokal
Plt. Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si., mengatakan, kewirausahaan tidak sebatas kemampuan berniaga atau membangun usaha. Menurutnya, kewirausahaan merupakan proses pembentukan karakter dan kemampuan memperjuangkan sesuatu yang layak dicita-citakan.

“Kewirausahaan juga merupakan proses pembentukan karakter mahasiswa,” ujarnya.

Ali mengatakan KMI Expo menjadi ruang kolaboratif antara sivitas akademika dan dunia usaha. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi bernilai tambah secara ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengembangan kewirausahaan juga diarahkan pada pemanfaatan potensi sumber daya dan kearifan lokal. Para wirausaha muda didorong memiliki perspektif manajerial berbasis sistem informasi dan literasi digital agar semakin selaras dengan kebutuhan masa depan.

“KMI Expo memperkuat wirausaha muda berbasis literasi digital,” kata Ali.

Bahas Ekosistem Kewirausahaan Masa Depan
Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow KMI dan KBMK 2026. Diskusi membahas pentingnya dunia kewirausahaan, upaya pemerintah membangun ekosistem kewirausahaan, serta kesiapan generasi muda menghadapi masa depan dunia kerja.

Talkshow menghadirkan Dr. Estiartiy Haryani, S.Pt., M.T., staf ahli Menteri Bidang Hubungan Antarlembaga Kementerian Ketenagakerjaan, dan Dina Bilam Wulandari, S.Si., Regional Segment Business Lead PT Paragon Corp.

Selama tiga hari pelaksanaan, KMI Expo XVII dan KBMK 2026 menjadi ruang pertemuan mahasiswa, perguruan tinggi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut membuka peluang bagi peserta untuk memperluas jejaring dan bertukar gagasan. Inovasi mahasiswa juga didorong agar tetap berakar pada potensi lokal dengan orientasi dampak yang lebih luas.(Prasetiyo)

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-29 at 19.56
Gelar IHT, SMPN 2 Karangreja Perkuat Pembelajaran Berbasis STEM
DSC_1267
Dihadiri 219 Perguruan Tinggi se-Indonesia, Unsoed Tuan Rumah KMI Expo
Screenshot 2026-09-29 172110
Ancaman Susut Pangan Menjadi Persoalan Serius di Indonesia
WhatsApp Image 2026-09-29 at 19.14
Dies Natalis ke 64, Faperta Unsoed Genjot Inovasi dan Perkuat Kemandirian Pangan
Screenshot 2026-09-30 034816
Pembiasaan Membaca Pagi Bangun Kesiapan Belajar Murid di MI Ma'arif NU Rabak