MIM Wirasana Perkuat Bahasa Asing Berstandar CEFR

Bagikan :

*Jalin Kerja Sama dengan Sentra Eduglobal

Kepala MI Muhammadiyah Wirasana, Salamun, S.Pd.I.menerima piagam dari Ahad Afandi, Account Manager-National Geographic Learning. (Foto: Dok pribadi/EDUKATOR).

SOLO, EDUKATOR — MI Muhammadiyah Wirasana, Purbalingga memperkuat mutu pembelajaran bahasa asing melalui Seminar Standarisasi Mutu Bahasa Asing Berbasis CEFR (Common European Framework of Reference for Languages) sekaligus penandatanganan kerja sama dengan Sentra Eduglobal, Kamis  (1/10/2026), di Solo.

Kegiatan tersebut diikuti Kepala MI Muhammadiyah Wirasana, Salamun, S.Pd.I., bersama guru pendamping Bahasa Inggris, Sri Sulami, S.Pd., dan Eri Wahyuni, S.Pd.

Seminar membahas pemetaan serta standardisasi kompetensi bahasa asing dengan mengacu pada kerangka CEFR.

Salamun mengatakan, penguatan pembelajaran bahasa Inggris perlu dilakukan secara terukur dan terstruktur. “Pembelajaran bahasa Inggris harus terukur dan terstruktur,” ujarnya.

Foto bersama peserta seminar.

Kompetensi Bahasa Mengacu Standar Internasional
CEFR merupakan kerangka acuan yang digunakan untuk menggambarkan dan memetakan tingkat kemampuan berbahasa. Dalam penerapannya, kompetensi bahasa dapat dipetakan mulai dari tingkat Pre-A1, A1, A2 hingga B1 untuk jenjang dasar.

Bagi MI Muhammadiyah Wirasana, penggunaan acuan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa asing agar perkembangan kemampuan murid dapat dipetakan secara lebih jelas.

Seminar juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselarasan kurikulum bahasa Inggris di tingkat madrasah dengan standar kompetensi yang memiliki acuan internasional.

Kerja Sama Dengan Sentra Eduglobal
Pada kesempatan yang sama, MI Muhammadiyah Wirasana menandatangani MoA (Memorandum of Agreement)  atau perjanjian kerja sama dengan Sentra Eduglobal. Lembaga tersebut bergerak sebagai mitra pendidikan yang menyediakan berbagai program akademik, literasi, pembelajaran bahasa Inggris berbasis CEFR, program sekolah bilingual, asesmen global, serta tes bersertifikasi.

Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan kompetensi bahasa asing di madrasah, termasuk pemetaan kemampuan, pembelajaran berbasis standar, serta peluang asesmen dan sertifikasi.

Salamun menyebut kerja sama tersebut menjadi langkah strategis bagi madrasah dalam mewujudkan visi pendidikan yang lebih kompetitif secara global.

“Kerja sama ini mendukung visi kami menuju Madrasah Bilingual,” kata Salamun.

Mendorong Terwujudnya Madrasah Bilingual
Guru Bahasa Inggris MI Muhammadiyah Wirasana, Sri Sulami, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurut dia, program itu dapat menjadi motivasi baru bagi murid untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing.

Melalui kerja sama dengan Sentra Eduglobal, MI Muhammadiyah Wirasana menjadi bagian dari jejaring madrasah yang mengembangkan mutu bahasa asing dengan pendekatan berbasis CEFR.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga mendukung pembentukan generasi yang Islami, cerdas, berakhlak, dan memiliki kesiapan menghadapi lingkungan global.

Dengan penerapan standar kompetensi yang lebih terukur, madrasah menargetkan pembelajaran bahasa asing tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi berkembang menuju kemampuan komunikasi yang dapat dipetakan dan dievaluasi secara berkelanjutan. (Prasetiyo)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

Screenshot 2026-10-01 181633
MIM Wirasana Perkuat Bahasa Asing Berstandar CEFR
WhatsApp Image 2026-10-01 at 20.25
Ribuan Pengunjung Padati KMI Expo Hari Terakhir
WhatsApp Image 2026-10-01 at 15.30
51 Regu Penggalang dari Lima Kabupaten Adu Keterampilan Pramuka
WhatsApp Image 2026-10-01 at 20.34
Guru SMPN 3 Satap Rembang Dilatih Menyusun Soal Berbasis HOTS
WhatsApp Image 2026-10-01 at 18.45
Dwi Suyoko, Alumni Sukses SMPN 1 Mrebet Bagikan 100 Pasang Sepatu Baru