
BANJARNEGARA, EDUKATOR–Kesebelasan PGRI Bawang dan PGRI Purwareja Klampok memastikan tiket ke babak delapan besar Trofeo PGRI Banjarnegara 2026 setelah meraih kemenangan dalam pertandingan di Stadion Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Banjarnegara, Jumat (23/10/2026). Bawang menundukkan PGRI Purwanegara dengan skor 2-1, sedangkan Purwareja Klampok mengalahkan PGRI Pagedongan 1-0.
Ketua PGRI Banjarnegara, Heling Suhono, mengingatkan seluruh pemain dan suporter agar menjaga sportivitas serta menghindari tindakan provokatif selama kompetisi berlangsung. Meski sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci, ia berharap turnamen ini menjadi ajang menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, serta memeriahkan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-81 PGRI.
“Saya doakan semoga pertandingan berjalan lancar dan aman,” pesan Heling. Ia juga mengingatkan suporter agar tidak menggunakan yel-yel maupun kata-kata provokatif demi menjaga marwah kompetisi sepak bola guru tersebut.
Bawang Bangkit Setelah Tertinggal
Pertandingan PGRI Bawang melawan PGRI Purwanegara berlangsung ketat. Bawang sempat tertinggal setelah Anggi mencetak gol untuk Purwanegara pada menit ke-10.
Bawang baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-45 melalui gol Husain. Gol tersebut membangkitkan semangat tim hingga akhirnya Doni Sapta, guru SMKN 1 Bawang, mencetak gol kemenangan pada menit ke-59.
Kemenangan 2-1 itu menjadi kemenangan kedua PGRI Bawang dalam turnamen tersebut sekaligus mengantarkan mereka ke babak delapan besar.
Gol Rohanto Hentikan Langkah Pagedongan
Pada pertandingan lainnya, PGRI Purwareja Klampok mengalahkan PGRI Pagedongan dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Klampok dicetak Rohanto pada menit ke-38.
Kekalahan tersebut memastikan PGRI Pagedongan gagal melaju ke babak delapan besar. Padahal, tim ini berpeluang mencatatkan keunikan dalam kompetisi karena memiliki manajer perempuan, Wahyuning Widhiati.
Dengan hasil pertandingan Jumat tersebut, PGRI Bawang dan PGRI Purwareja Klampok memastikan tempat di babak delapan besar. Keduanya masih menunggu hasil pertandingan PGRI Susukan melawan Mandiraja serta PGRI Rakit menghadapi Banjarnegara yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (24/10/2026) sore untuk mengetahui calon lawan berikutnya.
Sementara itu, PGRI Punggelan, PGRI Sigaluh, dan PGRI Pejawaran telah lebih dahulu memastikan tiket ke babak delapan besar pada pekan sebelumnya.
Ajang Silaturahmi dan Kebugaran Guru
Trofeo PGRI Banjarnegara 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola antarkesebelasan PGRI. Turnamen ini juga menjadi sarana menjaga kebugaran, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kebersamaan di kalangan guru.
Dengan rata-rata usia pemain di atas 30 tahun, sportivitas dan keselamatan menjadi hal penting selama pertandingan. Heling berharap seluruh peserta dan suporter turut menjaga suasana kompetisi agar tetap aman, tertib, dan menjunjung tinggi persaudaraan.
Turnamen tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Guru Nasional tahun 2026 dan peringatan HUT ke-81 PGRI. (Heni Purwono/Prs)