Anak-anak TK Pertiwi Karangsari Kunjungi Pabrik Tahu di Tunjungmuli

Bagikan :

Di lokasi pabrik tahu milik Fadil di Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karabgmoncol, Purbalingga.

PURBALINGGA, EDUKATOR – Untuk memberikan wawasan tentang proses pembuatan tahu, anak-anak TK Pertiwi Karangsari, Kecamatan karangmoncol, Purbalingga mengikuti kegiatan outing class ke pabrik atau tempat pembuatan tahu di RT 03 RW 02 Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Jumat (23/5/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini merupakan bagian dari pembelajaran luar kelas untuk mengenalkan proses produksi makanan tradisional secara langsung. Sebanyak 22 anak mengikuti kegiatan ini, didampingi para guru dan staf. Anak-anak tampak gembira saat menyaksikan tahapan demi tahapan pembuatan tahu, mulai dari mencuci kedelai, merebus, merendam, menggiling, menyaring, menggumpalkan, membentuk, mengepres hingga menggoreng.Menyaksikan proses pembuatan tahu

Setelah proses selesai, anak-anak pun diberi kesempatan untuk mencicipi tahu hangat hasil produksi hari itu. Tak sedikit yang membeli tahu sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah sebagai bentuk apresiasi.

Kepala TK Pertiwi Karangsari, Haryati, S. Pd. AUD, menyambut baik kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan outing class ini. Anak-anak bisa belajar menghargai proses pembuatan makanan sehat dan bergizi seperti tahu, yang juga merupakan bagian dari program 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Selain itu, mereka juga belajar bekerja sama dan mengenal tradisi lokal yang patut dilestarikan,” ungkapnya.Anak-anak membeli tahu

Kegiatan ini dipandu oleh guru-guru pendamping, yakni Wakhidah, S. Pd. AUD dan Ibu Asih Setyaningsih, S. Pd. Mereka mendampingi anak-anak secara langsung saat melihat proses pembuatan tahu dan menjelaskan fungsi dari setiap tahapan secara sederhana agar mudah dipahami anak-anak.Anak’ mencicipi tahu yang sudah di goreng

Salah satu peserta, Khansa Sania Quin, mengaku sangat senang bisa melihat dan mencicipi tahu hasil pembuatan langsung. Kegiatan ini sekaligus menjadi media untuk mengajarkan kerja sama, karena anak-anak juga belajar membagi tugas secara simbolis seperti mencuci, menggiling, dan membantu dalam proses penggorengan secara aman dan edukatif.

Kegiatan outing class ini tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan, tetapi juga memperkaya wawasan dan keterampilan sosial anak sejak usia dini.(Asih Setyaningsih, S. Pd/Prs)

 

.

BERITA TERKINI

sekolah rusak
Gempa Flores M 7,7 Rusak 253 Sekolah
HUT ke-81 RI, Purbalingga Dorong Gotong Royong untuk Menjawab Persoalan Masyarakat5
Tanpa Tenda, Pejabat dan Peserta Upacara HUT ke 81 Kemerdekaan RI Kepanasan Bersama
juara umum
SMPN 3 Purbalingga Juara Umum POPDA 2026
WhatsApp Image 2026-08-18 at 00.54
Pameran Seniman Difabel "Rantara", Dorong Ekosistem Seni Lebih Inklusif
FULAD6
Presiden Vs Ekosistem Ilegal: Ujian Terberat Bukan Menutup Lubang, Melainkan Memotong Rantainya