Atika, Atlit Cilik dari Belik yang Siap Berlaga di POPDA Jateng

Bagikan :

Atika Izatunnisa, murid SD Negeri 03 Belik, Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. 

PEMALANG, EDUKATOR–Ada kebanggan tersendiri bagi keluarga besar SD Negeri 03 Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang . Pasalnya, salah satu murid terbaiknya, Atika Izatunnisa, menjadi satu-satunya wakil Kecamatan Belik yang tampil dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Atlet cilik ini berlaga di ajang tingkat provinsi pada cabang atletik, setelah melewati proses pembinaan dan seleksi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

POPDA Jawa Tengah 2026 resmi dibuka di GOR Jatidiri, Semarang, Selasa (1/9/2026), dan berlangsung hingga 6 September 2026. Mengusung tema “Tingkatkan Tradisi Prestasi”, ajang tersebut diikuti 7.515 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dan Atika Izatunnisa siap berkompetisi pada POPDA Jateng 2026 ini.

Para peserta terdiri atas 1.647 atlet SD, 2.335 atlet SMP, dan 3.533 atlet SMA. Mereka bertanding dalam 23 cabang olahraga dengan total 522 nomor pertandingan.

Berawal dari Jalan Kaki ke Sekolah
Keikutsertaan Atika menjadi cerita tersendiri bagi SDN 03 Belik. Sekolah yang berada di wilayah pinggiran tersebut tidak memiliki klub atletik. Namun, kondisi itu tidak menghalangi sekolah untuk menggali potensi murid.

Kepala SDN 03 Belik, Taryono, melihat kebiasaan anak-anak berjalan kaki menuju sekolah sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan. Dari pengamatan tersebut, pembinaan atletik mulai dilakukan secara rutin.

Atika dilatih berlari setiap pagi dengan mengelilingi lingkungan sekolah hingga melewati jalan kampung. Latihan sederhana dan konsisten itu kemudian menjadi bekal menghadapi seleksi olahraga dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Hasilnya, Atika mampu tampil maksimal dan meraih prestasi dalam tahapan seleksi tersebut hingga akhirnya berhak mewakili Kabupaten Pemalang pada POPDA Jateng 2026.

“Karena itu, kami mengirimkan Atika sebagai satu-satunya peserta dari Kecamatan Belik,” ujar Taryono kepada EDUKATOR, Selasa (1/9/2026).

Menurut Taryono, keberhasilan mengirimkan Atika ke POPDA Jateng menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Prestasi tersebut membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas di daerah pinggiran bukan penghalang untuk mengembangkan potensi murid.

Disiplin dan Dukungan Orang Tua Jadi Tantangan
Dalam proses pembinaan, Taryono mengakui masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah kedisiplinan anak serta kepedulian orang tua dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan potensi anak.

Karena itu, ia terus memberikan motivasi dan pemahaman kepada murid serta orang tua. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang tepat.

Taryono berharap prestasi Atika tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Ia ingin keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi murid lainnya agar berani mengembangkan bakat dan kemampuan masing-masing.

“Prestasi ini bukan sekadar prestasi pribadi,” kata Taryono.

Ia berharap keberhasilan Atika dapat memotivasi murid lain untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing.

“Kami sadar berada di daerah pinggiran,” ujarnya.

Menurut Taryono, kondisi sekolah yang berada di wilayah pinggiran tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi cita-cita dan prestasi murid.

Apresiasi untuk Para Pendukung
Taryono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga SDN 03 Belik dapat mengirimkan atlet ciliknya ke POPDA Jateng 2026 di Semarang.

Apresiasi disampaikan kepada kepala desa, camat, serta KWK Belik. Dukungan juga datang dari K3S Belik, KKG Penjas Orkes, dan Gugus Sekolah Gatot Subroto, termasuk dukungan finansial maupun kehadiran langsung saat pertandingan di Semarang.

Bagi Taryono yang juga Ketua Cabang PGRI Belik, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Atika menuju ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah.

Ia berharap dukungan berbagai pihak terhadap pembinaan potensi murid dapat terus berlanjut. Dengan dukungan tersebut, sekolah di wilayah pinggiran tetap memiliki kesempatan melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Keikutsertaan Atika di POPDA Jateng 2026 sekaligus menjadi pesan bahwa potensi prestasi dapat tumbuh dari sekolah mana pun, selama ada kemauan untuk menemukan, membina, dan memberikan ruang kepada murid untuk berkembang.(Purwanto/Prs)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-02 at 09.09
Atika, Atlit Cilik dari Belik yang Siap Berlaga di POPDA Jateng
ChatGPT Image Sep 2, 2026, 05_11_04 AM
SMPN 4 Sentolo Tumbuhkan Karakter Lewat 5S2TMJ
setyo2
Transformasi Pembiasaan Melalui Jumat Berkah Berbasis Pembelajaran Mendalam
WhatsApp Image 2026-09-01 at 13.46
Tim Golden Capital UKDW Tembus Semifinal KBMK Tingkat Nasinal 2026
WhatsApp Image 2026-08-28 at 06.58
Berhadiah Rp 2,5 Juta, Yuk Menginap Sambil Ngonten di Villa Glamping_by Expert Tawangmangu