
Foto bersama usai pembukaan Banyumas In Art 2026
PURWOKERTO, EDUKATOR–Pameran seni rupa Banyumas In Art 2026 resmi dibuka di Umah Seni Cipratku Purwokerto, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang dibuka Wakil Ketua I Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB), Drs. Bambang Widodo, M.M.Par, itu digelar untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional sekaligus menyemarakkan Mei Bulan Indonesia Menggambar 2026.
Pameran tersebut melibatkan 10 galeri seni dari Banyumas dan Purbalingga yang secara serentak menggelar kegiatan mulai 20 Mei hingga 20 Juni 2026. Adapun pusat kegiatan di Umah Seni Cipratku, Jalan Mr. M. Yamin Gang 4 Nomor 16, Purwokerto Selatan,Purwokerto.
Mengapresiasi karya peruma Banyumas dalam Banyumas In Art 2026
Dorong Banyumas Punya Event Seni Tahunan
Penyelenggara berharap Banyumas In Art dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan pecinta seni dari luar daerah.
Sejumlah daerah lain telah memiliki agenda seni rupa berskala besar, seperti ArtJog di Yogyakarta maupun kegiatan seni tahunan di Bandung. Karena itu, Banyumas juga diharapkan memiliki ruang seni tahunan yang mampu mengangkat potensi perupa lokal.
Untuk it, para perupa di Banyumas punya kegiatan tahunan seni rupa yang berdampak bagi kunjungan dari luar daerah.
Libatkan Sepuluh Galeri Seni
10 Galeri
Sebanyak 10 galeri ambil bagian dalam Banyumas In Art 2026. Masing-masing galeri menggelar pameran di lokasi berbeda selama satu bulan penuh.
Galeri yang terlibat antara lain Galeri Cipratku milik Cipto Pratomo di Purwokerto, Griya Antik Arto milik Darminto, Gallery Banyumas milik Tomas Sudoro, Annie Sofyan Studio and Art, hingga Panggok Ndjonte milik Joni Teguh.
Selain itu, kegiatan juga diikuti Garasi Galery Kayu milik Koen Hari, Teplok Art Galery milik Medi PS di Baturraden, Z Art Galery milik Zen Ahmad di Sokaraja, Ruang Nunat Galery milik Irvan Bahri di Kemangkon Purbalingga, serta Garage Art Galery milik Haryadi S. di Banyumas.
Tonggak Kebangkitan Perupa Banyumas
Wakil Ketua I DKKB, Bambang Widodo saat membuka kegiatan tersebut mengemukakan, Banyumas In Art 2026 merupakan momentum kebangkitan para perupa Banyumas, agar dunia seni rupa di wilayah Banyumas Raya terus berkembang.
Wakil Ketua I DKKB, Bambang Widodo saat membuka Banyumas In Art.
“Kegiatan ini merupakan tonggak kebangkitan perupa Banyumas agar kesenirupaan di Banyumas Raya terus berkembang,” katanya.
Pensiunan dosen Ilmu Komunikasi Unsoed itu juga berharap, jumlah galeri yang terlibat dalam kegiatan serupa dapat semakin bertambah pada tahun-tahun mendatang.
Melalui Banyumas In Art 2026, para seniman berharap seni rupa Banyumas semakin dikenal luas dan mampu menjadi bagian dari penguatan identitas budaya daerah. (Prasetiyo)