SMAN 1 Sigaluh Gelar Sosialisasi SPMB, Tegaskan “No Titip, No Jastip”

Bagikan :

Sosialisasi SPMB di SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara.

BANJARNEGARA, EDUKATOR–SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara mulai menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 menyusul tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di sekolah tersebut. Setiap tahun, kuota penerimaan sebanyak 288 murid selalu terpenuhi, bahkan puluhan calon murid lainnya terpaksa tidak dapat diterima.

Daya Tampung 288 Murid Baru, No Titip &  No Jastip
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, S.Sos., M.Pd., menegaskan seluruh proses penerimaan murid baru dilakukan secara transparan dan berbasis sistem sehingga tidak ada peluang praktik titip-menitip calon murid. Tahun pelajaran 2026/2027 ini, daya tampung murid baru kelas X di SMAN 1 Sigaluh, 288 orang. Mereka akan diterima dalam delapan rombongan belajar, atau setiap kelas diisi 36 murid.

“Dalam SPMB ini, Prinsip kami  No Titip No Jastip. Kami tegak lurus memegang hal itu,” tegas Linovia Karmelita, S.Sos., M.Pd. saat Sosialisasi SPMB kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, serta kepala SMP dan MTs di sekitar sekolah, Rabu (20/5/2026), di SMAN 1 Sigaluh.

No Titip berarti tidak menerima “titipan” calon murid dari pihak mana pun agar bisa diterima di sekolah di luar aturan dan sistem yang berlaku.

No Jastip atau  No Jasa Titip, artinya tidak melayani atau menggunakan perantara/calo yang menjanjikan bisa membantu meloloskan calon murid masuk sekolah.

Murid-murid SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara

Warga Diminta Pahami Tahapan Pendaftaran
Linovia Karmelita, S.Sos., M.Pd. meminta pemerintah desa di 14 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sigaluh ikut membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait jadwal dan tahapan SPMB.

Menurutnya, proses pembuatan akun SPMB dijadwalkan berlangsung pada 3–12 Juni 2026, sedangkan pendaftaran dibuka pada 15–18 Juni 2026.

“Prosesnya cukup panjang, mohon jangan sampai ada yang terlewat,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah membuat akun, calon murid masih harus menjalani tahapan verifikasi, pendaftaran, pengumuman hasil seleksi, hingga daftar ulang. Untuk membantu masyarakat, sekolah juga menyiapkan perangkat dan operator pendamping bagi warga yang mengalami kendala saat pendaftaran.

Sekcam Sigaluh Apresiasi Sosialisasi SPMB
Sementara itu, Sekretaris Camat Sigaluh, Sigit Arif Priabakti, mengapresiasi langkah sekolah yang lebih awal menyosialisasikan aturan SPMB kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan.

Menurutnya, perubahan regulasi penerimaan murid baru hampir selalu terjadi setiap tahun sehingga masyarakat perlu memahami aturan terbaru agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Setiap tahun biasanya ada perubahan regulasi. Maka kita semua harus tahu dan paham agar kesalahpahaman dapat diantisipasi,” kata Sigit Arif Priabakti.

Ia menambahkan, Forkompinca siap membantu penyebarluasan informasi kepada masyarakat agar tidak ada calon murid yang tertinggal tahapan pendaftaran.

Perkuat Program Unggulan Sekolah
Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, SMAN 1 Sigaluh terus memperkuat berbagai program unggulan, mulai dari Sekolah Adiwiyata, Sekolah Literasi, Sekolah Double Track, hingga Sekolah Ramah Anak.

Sebelumnya, sekolah tersebut juga telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai salah satu Sekolah Berintegritas. (Heni P/Prs)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

fauzi27
Cinta Palsu di Balik Jeruji Besi, Ketika "Love Scam" Menjadi Ancaman Baru Dunia Pendidikan
geo1
Pendidikan Geografi UNY Ajak 45 Guru Geografi SMA Jelajahi Geowisata Gunungkidul
WhatsApp Image 2026-05-20 at 19.33
Banyumas In Art 2026 Dibuka, Digelar Selama Sebulan
WhatsApp Image 2026-05-20 at 15.51
SMAN 1 Sigaluh Gelar Sosialisasi SPMB, Tegaskan "No Titip, No Jastip"
6082507387697828154
Bunda Hani Hadir Di KB As-Syifa Desa Bumisari, Ajarkan Anak Saling Menolong