Bupati Fahmi Minta Kepala Sekolah Jangan “Jarkoni” dan “Omdho”

Bagikan :

*135 Guru Dikuhkan sebagai Kepala Sekolah

Para kepala sekolah yang dikukuhkan.

PURBALINGGA, EDUKATOR–Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif meminta kepala sekolah tidak sekadar pandai memberikan instruksi, tetapi harus mampu menjalankan sendiri nilai-nilai yang diajarkan kepada guru dan murid. Menurutnya, kepemimpinan di sekolah harus dibangun melalui keteladanan agar dapat menjadi contoh bagi seluruh warga sekolah.

“Jangan jarkoni (bisa ngajar ora bisa nglakoni, red), dan jangan cuma omdho (omong dhoang-red),” tegas Fahmi saat mengukuhkan 135 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga di Pendopo Dipokusumo, Rabu (26/8/2026).

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif

Sebanyak 135 kepala sekolah yang dikukuhkan terdiri tiga kepala TK, 108 kepala SD, dan 24 kepala SMP. Mereka diminta menjalankan jabatan tersebut dengan sungguh-sungguh serta memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Purbalingga.

Fahmi menilai, nilai-nilai yang hendak ditanamkan kepada murid akan lebih efektif apabila terlebih dahulu ditunjukkan melalui sikap dan perilaku pemimpinnya. Karena itu, kepala sekolah harus mampu menjadi teladan bagi guru, pegawai, murid, hingga masyarakat di lingkungan sekitar sekolah.

“Saya berharap bapak ibu kepala sekolah bisa menjadi teladan dan memberikan contoh yang baik,” katanya.

Para kepala sekolah yang dikukuhkan

Jaga Loyalitas
Fahmi berpesan agar para kepala sekolah yang baru dikukuhkan mampu menghasilkan kinerja terbaik, menjaga integritas, kejujuran, amanah, dan tanggung jawab. Mereka juga diminta menjaga loyalitas kepada Kabupaten Purbalingga.

“Saya titip, laksanakan tugas dan amanah yang telah diberikan,” pesannya.

Menurut Fahmi, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia sekaligus masa depan Purbalingga. Jabatan tersebut bukan sekadar tugas administratif, melainkan amanah untuk memimpin proses pendidikan, meningkatkan kompetensi, dan membentuk karakter generasi muda.

Ia menegaskan, tanggung jawab tersebut berlaku bagi seluruh kepala sekolah tanpa membedakan jumlah murid maupun lokasi satuan pendidikan. Sekolah di wilayah perkotaan maupun perdesaan memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Para kepala sekolah yang dikukuhkan

Siapkan Generasi Berdaya Saing
Fahmi mengatakan tantangan dunia pendidikan semakin kompleks seiring perkembangan globalisasi dan bonus demografi. Karena itu, generasi muda Purbalingga perlu dibekali kompetensi, karakter, nilai-nilai positif, serta kesiapan menghadapi perubahan.

“Tantangan kita adalah menciptakan generasi yang berkualitas dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia menyebut pendidikan sebagai salah satu warisan penting bagi generasi mendatang. Kemampuan, karakter, nilai-nilai yang dijunjung, dan kesiapan menghadapi masa depan akan turut menentukan arah pembangunan Purbalingga.

“Yang paling penting yang diwariskan ke generasi yang akan datang adalah pendidikan, kemampuan mereka, nilai-nilai yang mereka junjung tinggi, karakter, dan kesiapan mereka menghadapi masa yang akan datang,” katanya.

Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Pemerintah Kabupaten Purbalingga, lanjut Fahmi, tetap berkomitmen mendukung kebutuhan sektor pendidikan sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Para kepala sekolah didorong aktif menyampaikan gagasan, inovasi, dan kebutuhan yang ditemukan di lapangan. Berbagai persoalan tersebut dapat dicarikan solusi melalui kolaborasi dengan Dindikbud, pemerintah daerah, maupun pihak lainnya.

Dengan kepemimpinan yang berintegritas, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan murid, para kepala sekolah diharapkan mampu menjalankan amanah secara optimal.

Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi Purbalingga yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing menghadapi masa depan.(Prasetiyo)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-27 at 16.57
Genza Education Gelar G-Olympiad bagi Murid SD/MI Kelas 4,5 dan 6
FULAD6
Yang Diminta Rakyat Bukan Takhta, Tetapi Keadilan
derby
Dapat KIP Kuliah, Derby Oktavianti Ikuti Magang di Jepang
pri2
Kepala Sekolah Baru, Jangan Mulai dari Nol
FAUZI PAKAIAN JAWA
Dari Punggung Ayah, Kami Belajar Arti Pengorbanan