
Seorang murid sedang menggunakan hak suaranya, memilih melalui seperangkat komputer .
BANJARNEGARA, EDUKATOR – Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS (Pilketos) di SMP IT Permata Hati Banjarnegara berlangsung dengan cara berbeda. Mengusung konsep demokrasi ala Generasi Z (Gen Z), pemilihan pada Sabtu (7/11/2026) memanfaatkan teknologi electronic voting (e-vote), lengkap dengan bilik suara digital dan layanan foto bagi para pemilih.
Kepala SMP IT Permata Hati Banjarnegara, Widi Astuti, berharap, Pilketos menjadi sarana pembelajaran sekaligus eksperimen demokrasi bagi para murid. Menurutnya, demokrasi dapat diperkenalkan melalui pendekatan yang sesuai dengan karakter generasi Z.
“Ternyata demokrasi ala Gen Z bisa dikemas menarik,” kata Widi Astuti.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan calon nomor urut 3, Rafandra Aqlan Alfarezel dan Fatiha Salma Haniyya, berhasil meraih kemenangan dengan perolehan 53 persen suara. Sedangkan pasangan nomor 1 Faruq Fawwaz I’tishamy-Rafifatu Rifda Faiha memperoleh 15,5 persen suara, dan pasangan nomor 2 Muhammad Yusuf Althaaf-Nashendika Putri Kurniawan memperoleh 31,5 persen suara.
Pasagan terpilih sebagai ketua dan wakil ketua OSIS SMP IT Permata Hati Banjarnegara masa bakti 2027-2028, Rafandra Aqlan Alfarezel dan Fatiha Salma Haniyya.
Pemilihan Digital dengan Sentuhan Hiburan
Inovasi e-vote membuat proses pemungutan suara berlangsung praktis, cepat, dan menarik. Para murid tidak lagi menggunakan surat suara kertas, tetapi memilih melalui seperangkat komputer di bilik suara. Setiap pemilih harus memasukkan kode unik untuk mengakses kartu suara digital.
Di layar komputer tersedia tiga pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS. Pemilih cukup mengeklik salah satu pasangan pilihannya. Sistem secara otomatis merekam dan menghitung suara sehingga tidak ada surat suara rusak maupun suara tidak sah akibat memilih lebih dari satu pasangan.
Setelah memberikan suara, para pemilih memperoleh suvenir kecil dan kesempatan menggunakan fasilitas photo booth. Layanan foto tersebut diberikan secara gratis. Jika ingin mencetak hasil foto, pemilih cukup membayar Rp5.000.
Kampanye dan Debat
Meski dikemas santai dan menyenangkan, penyelenggaraan pemilihan tetap memperhatikan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Sebelum pemungutan suara, para calon telah melalui tahapan seleksi dan verifikasi. Mereka juga mengikuti kampanye serta debat untuk menyampaikan gagasan dan program kerja.
Pasangan Terpilih Memiliki Pengalaman Organisasi
Rafandra, ketua OSIS terpilih, dikenal sebagai pemain basket di sekolah. Sementara itu, Fatiha yang menjadi wakil ketua memiliki pengalaman dalam organisasi OSIS, Pramuka, dan Forum Anak Banjarnegara.
Widi Astuti juga mengapresiasi kreativitas panitia dalam menyelenggarakan pemilihan berbasis teknologi. Menurutnya, para calon telah menunjukkan kapasitas berpikir dan kemampuan menyampaikan gagasan selama debat.
“Para calon menunjukkan kapasitas pemikiran dan ide-ide mereka,” ujarnya.
Ia berharap proses pemilihan tersebut menghasilkan kepengurusan OSIS yang lebih baik dan mampu menjalankan program kerja secara bertanggung jawab. (Heni Purwono/Prs)