
BANJARNEGARA, EDUKATOR–PGRI Pejawaran memastikan tiket final Trofeo PGRI Banjarnegara 2026 setelah mengalahkan PGRI Punggelan melalui adu penalti dengan skor 9-8. Dalam pertandingan semifinal kedua di Stadion Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Banjarnegara, Sabtu (7/11/2026), kedua tim bermain imbang 0-0 hingga waktu normal berakhir.
Pertandingan dalam rangka menyemarkkan HUT ke 81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026 itu, mempertemukan dua tim berjuluk Setan Merah PGRI Pejawaran dan Bajul Ijo PGRI Punggelan, berlangsung sengit. Kedua kesebelasan saling berusaha mencetak gol, tetapi tidak ada yang mampu memecah kebuntuan hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Adu Penalti Berlangsung Hingga Penendang Terakhir
Persaingan semakin menegangkan ketika kedua tim menjalani tos-tosan. Hampir seluruh pemain mendapat giliran sebagai penendang karena tendangan-tendangan sebelumnya berhasil menghasilkan gol dan tidak mampu dihentikan penjaga gawang.
Penentuan pemenang akhirnya terjadi pada penendang terakhir PGRI Punggelan. Tendangannya melebar dari sasaran sehingga PGRI Pejawaran keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 9-8.
Kemenangan tersebut mengantarkan PGRI Pejawaran ke partai puncak untuk menghadapi PGRI Banjarnegara yang lebih dahulu memastikan tempat di final.
Final Sajikan Duel Baratas Melawan Barawah
Partai final Trofeo PGRI Banjarnegara 2026 diprediksi berlangsung menarik. PGRI Pejawaran akan mewakili wilayah Banjarnegara atas (Baratas), sedangkan PGRI Banjarnegara menjadi wakil Banjarnegara bawah (Barawah) sekaligus tim dari wilayah ibu kota kabupaten.
Ketua Bidang Olahraga PGRI Banjarnegara, Hafid Surya Mukti, menilai kedua finalis memiliki karakter permainan berbeda. PGRI Pejawaran mengandalkan kekuatan fisik dan permainan kolektif, sedangkan PGRI Banjarnegara memiliki keunggulan keterampilan individu.
“Pejawaran mengandalkan kekuatan dan permainan kolektif,” jelas Hafid.
Ia menambahkan, rata-rata pemain PGRI Banjarnegara merupakan alumni pemain Persibara. Kondisi tersebut menjadi salah satu modal menghadapi permainan PGRI Pejawaran pada pertandingan final.
Partai final dijadwalkan berlangsung Jumat (13/11/2026) pukul 15.00 WIB di Stadion Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Banjarnegara.
PGRI Ajak Suporter Jaga Ketertiban
Meski diperkirakan berlangsung dengan tensi pertandingan tinggi, Hafid berharap laga puncak tetap berjalan lancar dan berakhir dengan suasana menggembirakan.
Ia mengingatkan kedua tim finalis dan suporter agar menjaga ketertiban selama pertandingan. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa nama besar profesi guru dan organisasi PGRI.
“Jaga ketertiban dan dukung tim secara elegan,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga akan memberikan penghargaan kepada suporter terbaik selama penyelenggaraan Trofeo PGRI Banjarnegara 2026.(Heni Purwono/Prs)