Ketua PGRI Banjarnegara Ajak Guru Berani Terus Maju

Bagikan :

PGRI Banjarnegara menandatangani perjanjian kerjasama dengan UPGRIS.

BANJARNEGARA, EDUKATOR — Ketua PGRI Banjarnegara, Heling Suhono, mengajak para guru untuk tidak takut berkembang dengan terus maju meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi digital, serta berani mengambil peluang mengisi jabatan yang tersedia.

Menurutnya, guru harus mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman agar tidak tertinggal dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Ajakan tersebut disampaikan Heling saat membuka Seminar Pendidikan bertema “Pengembangan Kepemimpinan Pembelajaran Digital” yang diikuti sekitar 100 guru di Rumah Guru PGRI Banjarnegara, Rabu (8/7/2026).

Seminar tersebut menghadirkan narasumber Dr. Nurkolis, M.M., Ketua Program Studi Magister Pendidikan UPGRIS (Universitas PGRI Semarang), yang memaparkan pentingnya kepemimpinan pembelajaran digital dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era transformasi teknologi.

“Kita harus memimpin dengan cara baru. Dunia digital adalah kebutuhan masa depan,” ujar Heling.

Kepemimpinan Digital Jadi Kebutuhan
Heling menegaskan, kepemimpinan saat ini tidak lagi identik dengan jabatan, tetapi diwujudkan melalui kemampuan memimpin proses pembelajaran yang sesuai dengan karakter generasi digital. Menurutnya, peserta didik saat ini lahir dan tumbuh di tengah perkembangan teknologi sehingga guru harus mampu menyesuaikan metode pembelajaran.

Ia mengingatkan, penggunaan teknologi yang tidak tepat justru dapat menimbulkan persoalan, mulai dari perangkat yang tidak dimanfaatkan secara optimal hingga penyalahgunaan aplikasi, termasuk manipulasi presensi. Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya literasi digital yang perlu segera ditingkatkan.

Karena itu, Heling mendorong para guru menjadi learning leader yang berani mencoba dan tidak takut gagal. Guru juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam pemanfaatan teknologi, berperan sebagai kurator konten, coach digital, serta memberikan edukasi mengenai etika bermedia kepada peserta didik.

Tingkatkan Kompetensi dan Raih Peluang Jabatan
Selain penguasaan teknologi, Heling mengajak guru terus meningkatkan kualifikasi akademik melalui pendidikan lanjutan. Menurutnya, semakin banyak guru bergelar magister akan berdampak positif terhadap peningkatan Indeks ASN sekaligus menguntungkan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

“Terus tingkatkan kompetensi. Mari kuliah lagi. Saat ini ada 37 jabatan kosong, guru jangan takut mengambil peluang itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, guru juga memiliki kesempatan menduduki jabatan struktural sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku.

PGRI Banjarnegara Gandeng UPGRIS
Pada kesempatan tersebut, PGRI Banjarnegara dan UPGRIS menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama sebagai mitra penerimaan mahasiswa baru program sarjana dan pascasarjana.

MoU ditandatangani Ketua PGRI Banjarnegara Heling Suhono bersama Asisten Direktur UPGRIS Ali Sadikin.

Melalui kerja sama tersebut, UPGRIS memberikan berbagai kemudahan bagi para guru yang ingin melanjutkan pendidikan, antara lain melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan S1, serta penyelenggaraan kelas jauh dan kelas akhir pekan untuk program pascasarjana.

Fasilitas itu diharapkan semakin memperluas akses guru dalam meningkatkan kompetensi dan jenjang pendidikan tanpa mengganggu tugas mengajar. (Heni Purwono/Prs)

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-07-08 at 18.10
Perwira Dojo Purbalingga Kenalkan Aikido untuk Melindungi Diri Tanpa Melukai Lawan
WhatsApp Image 2026-07-08 at 20.00
Pelatihan Metode CARANGAPAK Mudahkan Guru Ajarkan Aksara Jawa
FULAD6
Indonesia Menghadapi Tiga Perang Sekaligus: Militer, Pangan, dan Ideologi
WhatsApp Image 2026-07-08 at 16.26
Media Kredibel Jadi Kunci Bertahan di Era Digital
a35f518f-0173-49b6-be3c-e1db8eb903fa
Kepala Sekolah dan Guru Wajib Kuasai Perangkat Digital