Libatkan Orang Tua Murid, SMPN 17 Semarang Gelar “Eco Class Challenge”

Bagikan :

Melibatkan puluhan orang tua murid, Eco Class Challenge dilaksanakan di SMPN 17 Semarang. Kegiatan ini untuk menciptakan lingkungan sekolah yang hjau dna bersih.(Foto: Tujijo/EDUKATOR)

SEMARANG, EDUKATOR–SMP Negeri 17 Semarang menggelar kegiatan “Eco Class Challenge” bersama puluhan orang tua murid, Selasa (12/5/2026). Program tahunan tersebut menjadi wujud kolaborasi sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang hijau, bersih, dan nyaman sekaligus memperkuat karakter peduli lingkungan di kalangan peserta didik.

Eco Class Challenge merupakan program tantangan kelas peduli lingkungan yang bertujuan membangun budaya hidup bersih, hijau, dan sehat di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, setiap kelas diajak berkompetisi secara positif dalam menjaga kebersihan, menata taman, memilah sampah, serta menciptakan ruang belajar yang asri dan ramah lingkungan.

Murid-murid SMPN 17 Semarang antusias mengikuti kegiatan Eco Class Challenge .(Foto: Tujijo/EDUKATOR)

Kepala SMP Negeri 17 Semarang, Yustina Kusumawati, S.Pd, M.Pd mengemukakan, Eco Class Challenge merupakan langkah nyata sekolah dalam mendukung program Adiwiyata Nasional.

“Sekolah bukan sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga laboratorium karakter bagi siswa untuk mencintai lingkungannya,” ujarnya kepada EDUKATOR di sela-sela penyelenggaran kegiatan Eco Class Challenge.

Diikuti dengan Antusias
Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda. Lingkungan SMPN 17 Semarang dipenuhi antusiasme murid, guru, dan wali murid yang terlibat dalam berbagai kegiatan gotong royong.

Dalam kegiatan tersebut, para orang tua bersama putra-putrinya menata taman kelas, memilah sampah, hingga mempercantik sudut edukasi di area sekolah. Kebersamaan itu menciptakan suasana penuh semangat dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Yustina mengapresiasi keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung program sekolah berbasis lingkungan.

Menurutnya, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi faktor penting dalam membangun karakter peduli lingkungan pada peserta didik sejak dini.

Komitmen Jangka Panjang Menjaga Lingkungan
Ketua Pelaksana Eco Class Challenge, Pamula Gigih, S.Pd menambahkan, program tersebut bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan komitmen jangka panjang dalam menjaga budaya peduli lingkungan.

“Program ini sudah berlangsung lama dan terus kami jaga secara konsisten,” katanya di sela kegiatan.

Menurutnya, keberlanjutan menjadi kunci utama agar budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan tetap tertanam di lingkungan sekolah.

Kehadiran wali murid dinilai memberi energi positif dalam menciptakan ekosistem sekolah yang lebih asri dan sehat.

Melalui kegiatan tersebut, SMPN 17 Semarang menunjukkan bahwa menciptakan sekolah hijau dan sehat membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari sekolah, murid, hingga keluarga di rumah. (Tukijo/Prs)

BERITA TERKINI

FULAD6
Selat Hormuz sebagai Front Utama: Pelajaran Blokade Laut
juarakk1
Murid SDN 1 Kembaran Kulon Juara 2 Bulu Tangkis Putri O2SN Kabupaten Purbalingga
Limbah Pustaka Masuk Enam Besar Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Jateng1
Perpustakaan Bergerak Limbah Pustaka Masuk Enam Besar Jateng
Gemini_Generated_Image_6ss6b36ss6b36ss6
Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Mengajar
IMG_20260512_101912
Adiksi UIN Saizu Purwokerto Gelar Pameran "Galeri Prestasi"