Lomba Merpati, Catur, dan Festival Burung akan Meriahkan Harkopnas di Banyumas

Bagikan :

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyerahkan trofi lomba kepada panitia untuk diprebutkan dalam lomba memeriahkan Harkopnas ke 78 tingkat Kabupaten Banyumas. (Foto: Humas Pemkab Banyumas)

PURWOKERTO, EDUKATOR–Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di Kabupaten Banyumas akan dimeriahkan dengan tiga event menarik: lomba merpati tinggi, turnamen catur, dan festival burung berkicau. Ketiga kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (Disnakerkop UKM) bersama komunitas anggota koperasi yang memiliki hobi serupa.

Sekretaris Disnakerkop UKM, Suntoro di Purwokerto, Jumat (4/6/2025) mengemukakan, kegiatan ini untuk memasyarakatkan koperasi dan memperkuat sinergi antar pelaku ekonomi rakyat. Ketiga perlombaan akan memperebutkan Piala Bupati Banyumas, yang secara resmi telah diserahkan kepada panitia.

Adapun jadwal kegiatan yaitu:

1.Lomba Merpati Tinggi: 5–6 Juli 2025 di Lapak Tesaraja Patikraja

2.Turnamen Catur: 20 Juli 2025 di Kantor Disnakerkop UKM

3.Festival Burung Berkicau: 27 Juli 2025 di Gantangan Pasar Tani Ajibarang

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengapresiasi inisiatif tersebut dan berharap peringatan ini menjadi momentum kebangkitan gerakan koperasi. Ia menekankan pentingnya koperasi dalam membantu masyarakat terhindar dari jeratan rentenir, sebagaimana cita-cita pendiri koperasi Indonesia, Raden Wiria Atmaja.

Bupati juga menyoroti terbentuknya Koperasi Merah Putih di tiap desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya masif menghidupkan kembali semangat berkoperasi di tengah masyarakat. (Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

padamara3
Kuota Tetap 288, Persaingan Masuk SMAN 1 Padamara Diprediksi Makin Ketat
pensiunan tertipu
Korban Dugaan Penipuan Oknum Bank "Mandiri Taspen" Purwokerto Bertambah, Kerugian Lebih Rp 1,3 Miliar
uin saizu
UIN Saizu Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Sertifikat UTBK, Simak Jadwal dan Syaratnya
NOKKAOS
Parenting Gen Z dan Alpha, Tantangan Orang Tua dalam Mendidik Anak
fauzi27
The Onoda Effect: Mengubah Budaya Terlambat Menjadi Integritas Waktu di Sekolah