Penuh Kesan, 141 Murid Kelas Sembilan SMPN 2 Kemangkon Dilepas

Bagikan :

Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Kemangkon, Nurul Dini Hardiani, S.Pd., M.Si.,bersama paguyuban orang tua murid kelas IX. (Foto: Humas SMPN 2 Kemangkon/EDUKATOR)

PURBALINGGA, EDUKATOR–Penuh kesan haru, kekeluargaan dan tanpa kemewahan, itulah suasana yang terekam saat pelepasan 141 murid kelas IX SMP Negeri 2 Kemangkon, Purbalingga, di Balai Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga, Sabtu (23/5/2026)

Kegiatan ini menjadi gambaran kuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menghadirkan perpisahan yang berkesan tanpa kemewahan berlebih. Seluruh pembiayaan acara dikelola secara mandiri oleh paguyuban wali murid, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan teknis.

Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Kemangkon, Nurul Dini Hardiani, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas peran aktif orang tua murid. Ia menilai semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Sambutan  Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 2 Kemangkon, Nurul Dini Hardiani, S.Pd., M.Si. (Foto: Humas SMPN 2 Kemangkon/EDUKATOR)

“Pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, tetapi penghargaan atas proses belajar selama tiga tahun,” ujarnya.

Ketua panitia paguyuban wali murid, Mahwidi, bersama seluruh unsur kepanitiaan turut bekerja maksimal. Struktur panitia dibentuk lengkap, mulai dari ketua hingga seksi keamanan, seluruhnya berasal dari orang tua murid.

Kades Toyareka Alumni SMPN 2 Kemangkon
Kepala Desa Toyareka, Setiyokowati, yang juga alumni SMP Negeri 2 Kemangkon, turut hadir memberikan dukungan moral. Kehadirannya memberi inspirasi bagi murid bahwa alumni sekolah desa mampu menjadi pemimpin di masyarakat.

Selain itu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, komite sekolah, serta perwakilan kepala sekolah SD di wilayah sekitar juga hadir memberikan dukungan terhadap dunia pendidikan di Kemangkon.

Wali Murid Sampai Bermalam di Balai Desa
Kekompakan paguyuban terlihat sejak persiapan acara. Sejumlah wali murid bahkan bermalam di pendopo Balai Desa Toyareka untuk mendirikan tenda, menata tratag, dan menghias lokasi hingga dini hari.

“Kami ingin acara ini berjalan baik dan menjadi kenangan terbaik untuk anak-anak,” ujar salah satu wali murid panitia.

Semangat kebersamaan itu menciptakan suasana haru sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah.

Tampilkan Karya dan Prestasi
Berbagai penampilan murid turut memeriahkan acara, di antaranya pantomim yang meraih juara 1 FLS3N tingkat kabupaten, tari Pesta Obor, paduan suara, serta pidato perpisahan dalam tiga bahasa. Penampilan tersebut menunjukkan kreativitas dan kemampuan komunikasi murid.

Penampilan juara 1 Cabang Pantomim dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP/MTs tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2026, ikut memeriahkan suasana acara pelepasan itu. (Foto: Humas SMPN 2 Kemangkon/EDUKATOR)

Suasana haru semakin terasa saat pengumuman 10 besar peringkat kelas disertai pemberian penghargaan bagi murid berprestasi.

Puncak acara ditandai dengan penyematan medali oleh wali kelas kepada seluruh murid kelas IX. Momen itu menjadi simbol perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama antara guru, orang tua, dan peserta didik.

Pelepasan ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui kolaborasi, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh unsur masyarakat. (Humas SMPN 2 Kemangkon/Prs)

 

 

BERITA TERKINI

mim1
24 Murid MIM Wirasana Terbitkan Antologi "Cerita Madrasahku"
WhatsApp Image 2026-06-10 at 08.43
SMPN 2 Pengadegan Raih Dua Juara 1 Tingkat Kabupaten Purbalingga
WhatsApp Image 2026-06-10 at 08.30
Tim 69 Dibentuk, IAI Banjarnegara Siap Beroperasi dan Buka Empat Prodi
FULAD6
Jenderal Yang Takut Memberi Kepercayaan Adalah Ancaman Terbesar TNI
korban baru1
100 Pensiunan Melapor, Muncul Nama Baru Dugaan Penipuan Bank Mantap Purwokerto