Peringati Hardiknas 2026, Bupati Fahmi Apresiasi Murid Berprestasi

Bagikan :

PURBALINGGA, EDUKATOR–Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Purbalingga berlangsung khidmat sekaligus penuh apresiasi. Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif memberikan penghargaan kepada murid berprestasi dan mendorong kemajuan pendidikan daerah agar mampu menembus level global.

Pada upacara Hardiknas tingkat Kabupaten Purbalingga di Alun-alun Purbalingga, Sabtu (2/5/2026), Bupati Fahmi memberikan penghargaan kepada tujuh murid berprestasi atas capaian di tingkat nasional hingga internasional. Prestasi tersebut menjadi indikator positif perkembangan pendidikan di Purbalingga.

Penerima penghargaan tersebut, diantaranya Lisa Fiorenza dari SMP Negeri 1 Purbalingga yang meraih sejumlah medali emas olimpiade sains nasional, serta Kalila Najwa Fidelya dari SMP Negeri 2 Kalimanah yang menorehkan prestasi pada kejuaraan pencak silat internasional.

Bupati Fahmi menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. “Ini menandakan pendidikan di Purbalingga berada pada arah yang baik. Harapannya prestasi ini terus meningkat hingga tingkat global,” ujarnya.

Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di tengah tantangan global dan era digital.

Ia menekankan lima faktor kunci pengembangan pendidikan, meliputi peningkatan sarana dan prasarana serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan lingkungan dan karakter murid, penguatan kurikulum termasuk literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.

“Kita harus memastikan seluruh aspek berjalan optimal, mulai dari fasilitas hingga kesesuaian kurikulum dengan perkembangan zaman,” katanya.

Tantangan dan Adaptasi di Era Digital
Selanjutnya Bupati Fahmi mengakui masih terdapat tantangan di bidang pendidikan di Purbalingga. Berdasarkan data 2025, angka Harapan Lama Sekolah mencapai 12,11 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah berada di angka 7,37 tahun.

“Kita harus terus meningkatkan angka ini agar kualitas SDM semakin baik dan mampu bersaing,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap era digital, termasuk pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti smart board dan dukungan berbagai program nasional.

Pakta Integritas SPMB

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) oleh Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, dan kepala OPD terkait.

Pakta ini menegaskan komitmen bersama untuk menyelenggarakan proses penerimaan murid yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, serta tanpa diskriminasi.(Prasetiyo)

 

 

 

BERITA TERKINI

Gemini_Generated_Image_nt2xy8nt2xy8nt2x
Purbalingga Skill Expo 2026 Dibuka, Dorong SDM Siap Kerja
hardiknasbms1
Satu-satuya di Jateng, Banyumas akan Terapkan SPMB Online Jenjang SD
6318868113830645603 (1)
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Fahmi Apresiasi Murid Berprestasi
Gemini_Generated_Image_uk4oyruk4oyruk4o
Refleksi Hardiknas 2026, Partisipasi Semesta Kunci Pendidikan Bermutu di Jateng
FULAD6
Dari Jerman ke Hormuz: Dunia Multipolar Lahir, RI Jangan Jadi Penonton