Purbalingga Segera Miliki Sekolah Nasional Terintegrasi Senilai Rp 250 Miliar

Bagikan :

*Gratis, Fasilitas Berstandar Nasional
*Berdiri Diatas Tanah Seluas 20 Hektar di Kelurahan Bojong

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani SE MM (kiri berkacamata) didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Heru Sri Wibowo, S.Sos, M.Si penandatanganan Berita Acara Nota Kesepakatan pada Kegiatan Penetapan Lokasi Penyelenggaraan SNT di Hotel Atria Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026).

BANTEN, EDUKATOR–Masyarakat Kabupaten Purbalingga segera memperoleh akses pendidikan unggulan yang gratis dan terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Purbalingga resmi mendapatkan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), program prioritas nasional yang menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dalam satu kawasan mulai jenjang PAUD, SD, SMP  hingga SMA.

Sekolah yang akan dibangun di Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, tersebut memiliki nilai investasi mencapai Rp 250 miliar. Diharapkan, seolah ini  menjadi pusat pengembangan potensi generasi muda, sekaligus memperluas akses pendidikan bermutu di Kabupaten Purbalingga.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, mengatakan, Pemkab telah menyiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare sebagai bentuk komitmen mendukung pembangunan kawasan pendidikan terpadu tersebut.

Groundbreaking direncanakan setelah terbit SK Penetapan Lokasi melalui Instruksi Presiden (Inpres),” ujar Dimas Prasetyahani usai penandatanganan Berita Acara Nota Kesepakatan pada Kegiatan Penetapan Lokasi Penyelenggaraan SNT di Hotel Atria Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026).

Dilengkapi Fasilitas Modern, Penerimaan Murid Baru Mulai 2026/2027
Menurut Dimas Prasetyahani, SNT tidak hanya mengintegrasikan layanan pendidikan dari berbagai jenjang, tetapi juga didukung fasilitas berstandar nasional dan internasional, seperti lapangan sepak bola berstandar FIFA, kolam renang berstandar Olimpiade, gedung olahraga (GOR) indoor, laboratorium, serta berbagai sarana penunjang lainnya.

“Penerimaan murid baru rencananya dimulai pada tahun ajaran 2026/2027,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh warga Kabupaten Purbalingga memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Proses seleksi juga akan dipantau langsung oleh kementerian.

Untuk mendukung operasional awal, Pemkab Purbalingga telah menyiapkan sejumlah gedung transit yang lokasinya berada di sekitar kawasan calon SNT sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan sambil menunggu pembangunan selesai.

Enam Rombongan Belajar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, menjelaskan pada tahun pertama operasionalnya SNT akan membuka enam rombongan belajar (rombel) dengan konsep pendidikan gratis.

“Sekolah ini gratis seperti konsep Sekolah Rakyat, tetapi tidak menggunakan sistem asrama. Semua warga Purbalingga dapat mendaftar dan mengikuti seleksi sesuai ketentuan,” jelas Heru Sri Wibowo.

Perbedaan SNT, Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda
Dalam Rapat Koordinasi Penempatan Lokasi SNT, Staf Khusus Presiden, Miftah Nur Sabri, menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengintegrasikan layanan pendidikan unggulan dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan.

“SNT menghadirkan ekosistem pendidikan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Miftah Nur Sabri.

Ia menegaskan SNT memiliki karakteristik berbeda dengan Sekolah Rakyat maupun Sekolah Unggulan Garuda. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada sasaran peserta didik, sistem pembelajaran, serta orientasi pengembangannya.

Aspek

SNT Sekolah Rakyat

Sekolah Unggulan Garuda

Sasaran

Anak berprestasi dari seluruh lapisan masyarakat di setiap kecamatan Anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin (Desil 1 dan 2) Anak berprestasi akademik dan nonakademik (gifted and talented)
Biaya Gratis Gratis Gratis sesuai program pemerintah
Sistem Reguler (nonasrama) Boarding school (berasrama) Pembinaan unggulan dengan sistem intensif
Jenjang PAUD hingga SMA dalam satu kawasan Pendidikan dasar dan menengah Pendidikan menengah unggulan
Seleksi Sesuai persyaratan pemerintah Berdasarkan data sosial ekonomi Berdasarkan prestasi dan potensi
Orientasi Pemerataan akses pendidikan berkualitas Pengentasan kemiskinan melalui pendidikan

Mencetak SDM unggul berdaya saing nasional dan global

Menurut Miftah Nur Sabri, Sekolah Rakyat difokuskan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin, sedangkan Sekolah Unggulan Garuda diperuntukkan bagi peserta didik yang memiliki talenta dan prestasi istimewa. Adapun SNT dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak berprestasi di setiap kecamatan tanpa membedakan latar belakang ekonomi dan tanpa dipungut biaya pendidikan.

Dengan hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi di Purbalingga, masyarakat diharapkan memperoleh akses pendidikan yang lebih luas, didukung fasilitas modern dan sistem pembelajaran terpadu, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Prasetiyo)

 

 

BERITA TERKINI

6147423962950995635
Purbalingga Segera Miliki Sekolah Nasional Terintegrasi Senilai Rp 250 Miliar
ChatGPT Image Jun 12, 2026, 05_28_09 PM
DPRD dan Gen Z Sambut Positif Berdirinya IAI Banjarnegara
DWI ANITA
15 Ribu Lebih Anak Tidak Sekolah di Purbalingga, Dindikbud akan Luncurkan "SISIR MAS Digital"
ikan jawara pkbm
DPD FKBM Purbalingga Gelar Jawara Bangga 2026
balon1
Mau Nonton Festival Balon Udara di Purwokerto? Catat Ini Tanggalnya