*Minggu 28 Juni 2026

Festival Balon Udara #3, tahun 2025 lalu
PURWOKERTO, EDUKATOR–Ini kabar gembira bagi masyarakat yang akan mencari hiburan gratis dan meriah. Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) akan menggelar Festival Balon Udara #4 pada Minggu, 28 Juni 2026, di Lapangan Mas Mansoeur Kampus I UMP, Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Mengusung tema “Balon Wonosobo Mengudara di Purwokerto”, festival ini terbuka gratis untuk umum, diproyeksikan menjadi salah satu atraksi budaya dan wisata terbesar di Banyumas.
Kegiatan ini diperkirakan akan disaksikan ribuan pengunjung, tidak hanya dari Purwokerto dan wilayah sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di luar kota. Festival tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan Milad ke-61 UMP.
Ketua Panitia Festival Balon Udara UMP #4, Wildan Aji Saputra, M.Pd., mengatakan, kehadiran balon-balon udara khas Wonosobo diharapkan menghadirkan pengalaman unik bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pendidikan, budaya, dan pariwisata yang selama ini dikembangkan UMP.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Rektor UMP Prof Jebul Suroso hadir dalam festival balon udara tahun 2025 lalu.
“Festival yang akan kami gelar ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Sekaligus festival ini menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Wonosobo kepada masyarakat Banyumas dan sekitarnya,” ujarnya.
Atraksi Budaya yang Dinanti Masyarakat
Menurut Wildan, Festival Balon Udara telah menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu masyarakat setiap tahun. Tingginya antusiasme pengunjung pada pelaksanaan sebelumnya menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki daya tarik tersendiri, baik bagi warga Banyumas maupun wisatawan dari luar daerah.
Selain menyuguhkan atraksi balon udara berwarna-warni yang menjadi ikon budaya masyarakat Wonosobo, festival ini juga diharapkan mampu memberikan pengalaman edukatif dan menghibur bagi pengunjung.
Tidak hanya itu, kegiatan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata lokal melalui meningkatnya kunjungan masyarakat ke kawasan sekitar kampus.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang edukatif, menghibur, dan mampu mempererat hubungan antara kampus dengan masyarakat,” kata Wildan.
Perkuat Branding Kampus Wisata
Kepala Biro Humas dan Protokoler UMP, Irfan Fatkhurohman, M.Pd., menjelaskan bahwa Festival Balon Udara merupakan salah satu inovasi kampus dalam membangun citra UMP yang dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, UMP tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.
“Festival Balon Udara menjadi simbol bagaimana kampus dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui kegiatan yang kreatif dan inspiratif,” ungkap Irfan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UMP memperkuat identitas sebagai kampus wisata (tourism campus) yang selama ini terus dikembangkan melalui berbagai agenda berskala regional maupun nasional.
Melalui festival tersebut, UMP ingin memperkenalkan diri sebagai kampus yang terbuka, inovatif, dan mampu menghadirkan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan UMP sebagai kampus yang terbuka, inovatif, dan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.
Diperkirakan Tarik Ribuan Pengunjung
Festival Balon Udara #4 terselenggara berkat kolaborasi UMP dengan berbagai pihak, termasuk komunitas balon udara dari Wonosobo serta sejumlah mitra strategis lainnya.
Kehadiran balon-balon udara khas Wonosobo diperkirakan akan menjadi magnet yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Selain warga Purwokerto dan Banyumas, acara tersebut juga diprediksi akan didatangi wisatawan dari sejumlah kota di Jawa Tengah dan daerah lainnya.
Selain memperkaya pengalaman masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan pelestarian budaya lokal. Meningkatnya jumlah pengunjung juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan usaha pendukung pariwisata di sekitar lokasi kegiatan.
Perayaan Milad ke-61 UMP pun menjadi semakin istimewa dengan hadirnya festival yang memadukan unsur edukasi, hiburan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu panggung besar yang dapat dinikmati warga Banyumas dan sekitarnya.
Melalui perhelatan ini, UMP berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperkaya pengalaman masyarakat, tetapi juga mendukung tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan budaya lokal di Banyumas. (Prasetiyo)