SMPN 1 Punggelan Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelaaran

Bagikan :

*Diikuti Puluhan Guru dari Lima SMP Penerima BOSP

Foto bersama peserta Bimtek Digitalisasi Pembelajaran bagi sekolah penerima BOSP (Bantuan Operasional Satuan Pendidikan)  di SMPN 1 Pagentan, Banjarnegara. 

BANJARNEGARA, EDUKATOR–Kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital diperkuat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran bagi sekolah penerima BOSP (Bantuan Operasional Satuan Pendidikan) Kinerja Tahun 2026. Kegiatan yang digelar SMP Negeri 1 Pagentan, Banjarnegara, Selasa (22/9/2026) itu diikuti puluhan guru dari lima sekolah.

Kelima sekolah tersebut yakni SMP Negeri 1 Punggelan, SMP Negeri 2 Pejawaran, SMP Negeri 3 Kalibening, SMP Negeri 4 Banjarnegara, dan SMP IP Tunas Bangsa. Bimtek diarahkan untuk membantu guru mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

Perkuat Kapasitas SDM
Kepala SMP Negeri 1 Pagentan Ervian Fauzi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan perangkat dan teknologi digital.

“Pemanfaatan teknologi perlu diperkuat dalam pembelajaran,” ujar Ervian.

Menurut dia, penguatan kompetensi guru diharapkan mampu mendorong proses pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan dana BOSP Kinerja 2026 juga diharapkan tidak hanya mendukung pengadaan atau penggunaan perangkat, tetapi diiringi peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ervian menegaskan, kemampuan guru menjadi salah satu kunci agar perangkat digital yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal di ruang kelas.

Peserta Praktik Langsung
Selama bimtek, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan strategi optimalisasi perangkat digital pembelajaran. Materi juga mencakup penggunaan platform edukasi modern serta pengelolaan media pembelajaran berbasis teknologi.

Materi tersebut disampaikan Fasilitator Daerah Kundaru Wahyono dari SMP Negeri 1 Bawang. Peserta tidak hanya mengikuti pemaparan, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan praktik mandiri.

Kundaru berharap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

“Guru diharapkan siap menerapkan hasil pelatihan,” kata Kundaru.

Penerapan tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pada akhirnya, digitalisasi pembelajaran diharapkan ikut membentuk generasi murid yang semakin cakap dalam memanfaatkan teknologi secara positif.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Guru dari berbagai sekolah aktif mengikuti diskusi dan praktik mandiri untuk memahami penerapan teknologi dalam pembelajaran. (Heni Purwono/Prs)

 

BERITA TERKINI

Screenshot 2026-10-14 154924
Banjarnegara Mulai Sertifikasi Naskah Kuno Warisan Leluhur
Screenshot 2026-10-13 223925
Bupati Banjarnegara Dorong Pelajar Berkarya Lewat Literasi
Screenshot 2026-10-13 232624
Giesel dari SMPN 2 Karangreja Juara 1 Lomba Pidato Tingkat Kabupaten Purbalingga
Screenshot 2026-10-13 032458
Sekolah Aman Dimulai dari Anak Yang Merasa Diterima
FAUZI PAKAIAN JAWA
Jempol Makin Lincah, Bahasa Makin Kehilangan Arah