Tim M2BEE Unsoed Rampungkan Audit Energi Gedung RSGMP dan LPMPP

Bagikan :

Foto bersama para dosen dan mahasiswa Teknik Elektro program M2BEE

PURWOKERTO, EDUKATOR – Tim Magang Mahasiswa Bidang Efisiensi Energi (M2BEE) Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menuntaskan audit energi di Gedung Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) dan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP).

Program itu didukung United Kingdom Partnering for Accelerated Climate Transitions (UK PACT)–program Pemerintah Inggris untuk mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon– bersama Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). dari audit itu, sejumlah rekomendasi dihasilkan untuk meningkatkan efisiensi energi di lingkungan kampus.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., mengapresiasi kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan mitra pembangunan dalam program tersebut.

“Kolaborasi ini memperkuat kapasitas mahasiswa sekaligus mendorong penerapan efisiensi energi di lingkungan kampus,” ujarnya saat pemaparan hasil audit di RSGMP Unsoed, Selasa (25/6/2026).

Mahasiswa Terjun Langsung Melakukan Audit Energi
Pemaparan hasil audit berlangsung di Ruang Rapat RSGMP Unsoed dan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai penutup program M2BEE yang dilaksanakan selama April hingga Juni 2026.

Program ini merupakan kolaborasi antara UK PACT, Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Institute for Natural Resources, Energy, and Environmental Management (IREEM), Palladium Group, Unsoed, serta mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Indonesia.

Di Unsoed, sebanyak tujuh mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro mengikuti magang dengan pendampingan dua dosen Teknik Elektro FT Unsoed, yakni Ir. Winasis, S.T., M.Eng. dan Ir. Yogi Ramadhani, S.T., M.Eng. Mereka melakukan pengumpulan data, pengukuran, analisis konsumsi energi, mengidentifikasi peluang penghematan, hingga menyusun rekomendasi peningkatan efisiensi energi di Gedung RSGMP dan LPMPP.

Program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi green skills, memberikan pengalaman lapangan secara langsung, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mendukung pengembangan energi berkelanjutan.

Peralatan Medis Jadi Pengguna Energi Terbesar
Dalam presentasi hasil audit, tim M2BEE mengungkapkan, konsumsi energi terbesar di Gedung RSGMP berasal dari penggunaan berbagai peralatan kesehatan. Oleh karena itu, sektor tersebut menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan efisiensi energi.

Tim auditor juga menyusun sejumlah rekomendasi teknis dan manajerial yang dinilai mampu menekan konsumsi energi tanpa mengurangi kualitas pelayanan maupun kenyamanan pengguna gedung.

Dukungan terhadap program tersebut turut disampaikan Direktur RSGMP Unsoed, drg. Irfan Wulandono, Sp.KG., Chief Operating Officer IREEM Unggung Widhiantoro, dan perwakilan UK PACT–Palladium Group, Ivena Ersandi.

Hasil Audit Jadi Acuan Kebijakan Kampus
Kepala LPMPP Unsoed, Prof. Ir. Juni Sumarmono, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menilai audit energi perlu diperluas agar mampu memenuhi kebutuhan institusi.

“Audit energi minimal dilakukan pada lima gedung sesuai skala prioritas,” ujarnya.

Tenaga Ahli IREEM, Dr. Ir. Rachmawan Budiarto, S.T., M.T., IPU., juga mengapresiasi kemampuan mahasiswa Unsoed selama mengikuti program.

“Kami tunggu menjadi wirausaha energi hijau di masa depan,” katanya.

Usai pemaparan hasil audit, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif untuk membahas peluang implementasi rekomendasi yang telah disusun. Selanjutnya, Tim Manajemen Energi RSGMP diharapkan melakukan pencatatan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi terhadap setiap rekomendasi agar dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Program ditutup dengan finalisasi laporan audit energi oleh tim internal M2BEE bersama tenaga ahli IREEM. Laporan tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan energi yang lebih efektif dan efisien di lingkungan kampus.

Pelaksanaan program ini sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2025, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 7. Yakni memastikan akses terhadap energi yang terjangkau, andal, modern, dan berkelanjutan.

Melalui program ini, Unsoed kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung konservasi energi nasional, meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang energi berkelanjutan, serta mewujudkan tata kelola energi kampus yang efisien dan ramah lingkungan.(Nur Alfi Ekowati/Prs)

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

sukmini
Tiga Guru Raih Hadiah Umrah pada Tabligh Akbar Muhammadiyah
6194716311703719996
44 Sekolah di Purbalingga Direvitalisasi, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp 39,58 Miliar
WhatsApp Image 2026-06-27 at 15.11
Dibubarkan, Panitia Perpisahan SDN 1 Kertanegara Berwisata ke Taman Cempulutan
6194716311703719921
Sekum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu'ti: Muharram Momentum Perkuat Filantropi untuk Pendidikan
FULAD6
Bukan Hama yang Meruntuhkan Kita, Tapi Karung Beras Kosong