*Pejabat Baru Diminta Proaktif

PURBALINGGA, EDUKATOR–Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Purbalingga digenjot melalui rotasi tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP). Para pejabat yang baru dilantik diminta tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi aktif menemukan persoalan, menawarkan solusi, dan menghadirkan hasil yang dirasakan masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Senin (21/9/2026), dipimpin Bupati Fahmi Muhammad Hanif.
Adapun tujuh pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya (lihat box di atas-red).
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, rotasi dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan evaluasi kinerja pemerintahan.
“Rotasi dilakukan agar pemerintahan berjalan lebih optimal,” kata Fahmi.
Menurut dia, penataan kepemimpinan tersebut diharapkan membuat setiap OPD mampu bekerja lebih efektif. Dengan demikian, hasil kerja pemerintah dapat lebih cepat dirasakan masyarakat.
Kinerja Pejabat Dievaluasi Enam Bulan
Fahmi meminta pejabat yang baru dilantik segera memberikan kontribusi terbaik. Mereka juga diminta ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
Evaluasi kinerja, kata dia, akan dilakukan secara berkala setiap enam bulan. Evaluasi tersebut untuk melihat capaian sekaligus memastikan program dan kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Fahmi menegaskan, pejabat OPD tidak cukup hanya menyelesaikan pekerjaan administratif atau menunggu perintah. Mereka harus mampu mengenali persoalan di bidang masing-masing, mengambil inisiatif, dan menawarkan solusi yang dapat ditindaklanjuti.
“Jangan menunggu laporan atau temuan untuk mulai bergerak,” tegasnya.
Ia meminta para pejabat berani memberikan masukan, gagasan, inovasi, dan solusi. Inisiatif tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat merespons berbagai persoalan masyarakat secara lebih cepat.(Prasetiyo)