
YOGYAKARTA, EDUKATOR — Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) membuka ruang kolaborasi baru dengan berbagai mitra melalui Mitra Gathering dan Pameran Budaya 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-64 Duta Wacana yang digelar di Auditorium Koinonia, Selasa (22/9/2026).
Mengusung tema “Merajut Kemitraan, Merawat Budaya, Mewujudkan Kampus Berdampak”, kegiatan itu mempertemukan mitra dari sekolah, gereja, instansi pemerintah, media, dunia usaha dan dunia industri, serta komunitas.
Perkuat Jejaring Melalui Pentahelix
Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., mengapresiasi dukungan para mitra yang selama ini telah terjalin. Menurutnya, Mitra Gathering menjadi agenda tahunan untuk memperkuat relasi sekaligus membuka peluang kerja sama baru.
“Sebagai akademisi, kita tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Wiyatiningsih.
Ia menjelaskan, pengembangan kemitraan UKDW menggunakan pendekatan pentahelix yang melibatkan akademisi, pebisnis, pemerintah, media, dan komunitas.
Dalam kegiatan tersebut, Wiyatiningsih juga memaparkan perkembangan UKDW sebagai Sustainable Entrepreneurial Research University (SERU). UKDW saat ini berstatus terakreditasi Unggul dan tercatat dalam sejumlah pemeringkatan perguruan tinggi.
UKDW masuk Top 10 PTS di Yogyakarta dan Top 24 PTS di Indonesia. Selain itu, UKDW menempati peringkat ke-81 dunia dalam World University Rankings for Innovation (WURI) 2026 kategori Empowerment-Based Management.
Kampus 2 Sedayu Disiapkan
UKDW juga memaparkan rencana pengembangan Kampus 2 Sedayu di Kabupaten Bantul. Kampus tersebut akan dikembangkan di lahan sekitar 10 hektare.
Pengembangan diawali pembangunan Rumah Sakit Duta Wacana yang secara fisik telah selesai. Kehadiran kampus dan fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan UKDW ke depan.
Tujuh Fakultas Tawarkan Kolaborasi
Mitra Gathering juga menjadi ruang bagi tujuh fakultas UKDW memperkenalkan bidang unggulan dan peluang kolaborasi.
Fakultas Teologi mengembangkan pendidikan teologi kontekstual dan holistik hingga jenjang doktoral. Fakultas Bisnis mengintegrasikan keberlanjutan, SDGs, teknologi digital, serta karakter 4B, yakni berintegritas, berkarakter kuat, berkapasitas berpikir, dan berkompeten.
Fakultas Teknologi Informasi mengembangkan riset kecerdasan buatan, data intelligence, teknologi inklusif, dan infrastruktur cerdas. Fakultas Kedokteran menyiapkan dokter profesional dan humanis melalui pembelajaran klinis serta program internasional.
Fakultas Kependidikan dan Humaniora mengembangkan human-centered innovation dengan pemanfaatan AI, teknologi digital, dan pendekatan inklusif.
Sementara itu, Fakultas Bioteknologi berfokus pada pemanfaatan sumber daya hayati lokal untuk lingkungan, industri, pangan, dan kesehatan. Fakultas Arsitektur dan Desain mengembangkan pendidikan melalui project-based learning serta sinergi pentahelix.
Pameran Budaya Pererat Perjumpaan
Selain pemaparan, kegiatan dirangkaikan dengan Pameran Budaya. Pameran menghadirkan dekorasi tematik, peragaan busana adat berbagai daerah, serta pertunjukan seni Unit Kegiatan Kebudayaan (UKKb) UKDW.
Pameran tersebut menjadi ruang bagi mitra untuk mengenal keberagaman budaya Nusantara sekaligus membangun suasana perjumpaan yang lebih cair.
Sebagai bentuk apresiasi, UKDW memberikan penghargaan kepada SMA BOPKRI 1 Yogyakarta dan SMA Stella Duce 1 Yogyakarta. Kedua sekolah tersebut dinilai sebagai sekolah dengan jumlah murid terbanyak yang diterima di UKDW.
Melalui Mitra Gathering, UKDW mempertemukan unsur pentahelix sekaligus membuka peluang pengembangan kerja sama dengan berbagai mitra di beragam bidang.(Prasetiyo)