UMP Raih Penghargaan Perguruan Tinggi Terbaik

Bagikan :

*Pemprov Jateng Beri Collaborative Award 2026

UMP meraih penghargaan membanggakan  Collaborative Award Jawa Tengah Tahun 2026 dari Gubernur Jawa Tengah.(Foto: Humas UMP/EDUKATOR)

SEMARANG, EDUKATOR–Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) meraih penghargaan bergengsi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik Jawa Tengah Tahun 2026 dalam ajang Collaborative Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah dalam acara di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (20/1/2026), bertepatan dengan momentum setahun pemerintahan Luthfi–Yasin.

Penghargaan diberikan atas partisipasi dan kontribusi aktif UMP dalam kerja sama kolaboratif yang berorientasi pada kemanfaatan bersama serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Tengah.

Enam Perguruan Tinggi Terbaik Jateng 2026

Dalam forum tersebut, Pemprov Jateng juga memberikan penghargaan kepada enam kabupaten/kota dan enam perguruan tinggi terbaik yang dinilai aktif bersinergi mendorong pembangunan daerah.

Berikut daftar perguruan tinggi terbaik penerima penghargaan:

Kategori Nama Perguruan Tinggi
PTS Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
PTS Universitas Muria Kudus (UMK)
PTS Universitas Wahid Hasyim (Unwahas)
PTN Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
PTN Universitas Diponegoro (Undip)
PTN Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo

UMP menjadi salah satu dari tiga perguruan tinggi swasta terbaik bersama UMK dan Unwahas.

Gubernur Tekankan Pemerintahan Kolaboratif

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kerja tim dalam membangun daerah.

“Gubernur bukan superman, harus menggunakan super tim dalam rangka melakukan pembangunan di wilayah kita. Provinsi dengan 35 kabupaten/kota dan segala aspek yang ada, perlu adanya collaborative government (pemerintahan kolaboratif) yang harus kita ciptakan,” tegas Ahmad Luthfi.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi negeri dan swasta, menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Selama satu tahun terakhir, Pemprov Jateng telah menjalin kerja sama dengan 44 perguruan tinggi yang menyumbangkan ide, gagasan, dan hasil riset untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Jawa Tengah mencatat sejumlah capaian positif sepanjang 2025. Produktivitas padi mencapai sekitar 9,5 juta ton sehingga memperkuat posisi sebagai lumbung pangan nasional. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37 persen, di atas rata-rata nasional.

Tak hanya itu, realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp88,50 triliun, terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun. Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

UMP Bangga dan Siap Terus Berkontribusi

Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Rektor III UMP, Drs. Ikhsan Mujahid, M.Si. Ia menyampaikan rasa bangga atas apresiasi tersebut.

“UMP tentu merasa bangga atas apresiasi ini. Di antara lebih dari 200 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Jawa Tengah, UMP menjadi salah satu yang terbaik,” ujarnya.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

“Ini menjadi bukti nyata komitmen UMP dalam mendorong kolaborasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Tengah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, UMP siap terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui riset unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta gagasan inovatif yang relevan dengan tantangan zaman.(Prasetiyo)

BERITA TERKINI

fulad2
Israel dan Amerika Merobek Gencatan Senjata di Depan Mata Dunia
sma2
Bawaslu Sosialisasi Pengawasan Pemilu di SMAN 2 Purbalingga
pgri banyumas
Disiapkan 732 Formasi CASN, Tidak Ada PHK PPPK Guru di Banyumas
fulad2
Gencatan Senjata AS-Iran di Ambang Batal, Damai Palsu di Tengah Mayat Anak-anak Lebanon
TUKIJO1
Paradoks TKA, Belajar Nilai Tinggi tapi Gagap Paham