
Kapolsek Kaligondang Iptu Saryono. (Foto: Prasetiyo/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Kapolsek Kaligondang Iptu Saryono mengajak jemaat Gereja Kristen Jawa (GKJ) Penaruban untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolsek usai ibadah siang di GKJ Penaruban, Purbalingga, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pendeta Tri Agus Fajar Winantiyo, S.Si, para majelis, serta jemaat GKJ Penaruban. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Saryono didampingi Bhabinkamtibmas Desa Penaruban Aipda Desi Mutiara Putri.

Bhabinkamtibmas Desa Penaruban, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga Aipda Desi Mutiara Putri ikut hadir di GKJ Penaruban membersamai jemaat . (Foto: Prasetiyo/EDUKATOR)
“Menjelang Lebaran biasanya ada kecenderungan peningkatan tindak kejahatan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk jemaat GKJ Penaruban, untuk ikut menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ajak Saryono.
Pendeta GKJ Penaruban Pdt Tri Agus Fajar Winantiyo S.Si bersama majelis foto bersama Kapolsek Kaligondang Iptu Saryono dan Bhabinkatibmas Desa Penaruban Aipda Desi Mutiara Putri.
Patroli Rutin Cegah Gangguan Keamanan
Saryono menjelaskan, pihaknya terus meningkatkan kegiatan patroli di wilayah hukum Polsek Kaligondang, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, patroli dilakukan secara rutin di 18 desa di wilayah hukum Polsek Kaligondang, mulai pagi, siang, malam hingga dini hari guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Ia mencontohkan aksi perang sarung maupun trek-trekan yang sebelumnya sempat terjadi di jalur jembatan Wika (Wirasana–Kalikajar), dan sempat meresahkan masyarakat. Namun kini aktivitas tersebut sudah tidak lagi ditemukan, karena intensitas patroli kepolisian terus ditingkatkan.
“Patroli kami lakukan terus-menerus menjelang Lebaran agar masyarakat merasa aman dan gangguan kamtibmas dapat dicegah,” katanya.
Waspada Curanmor dan Lengkapi Surat Berkendara
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat bepergian, karena arus lalu lintas menjelang Lebaran biasanya semakin ramai.
Ia berpesan pengendara agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan serta menggunakan helm standar demi keselamatan di jalan.
Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolsek mencontohkan kasus curanmor yang baru-baru ini berhasil diungkap oleh Polres Purbalingga. Pada awal Maret 2026, polisi berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor di Desa Patemon, Kecamatan Bojongsari.
Belakangan diketahui, ketiga tersangka tersebut ternyata tidak hanya beraksi di satu lokasi. Dari hasil penyelidikan, mereka tercatat melakukan pencurian di 11 tempat kejadian perkara (TKP), yaitu tujuh lokasi di wilayah Kabupaten Purbalingga, tiga lokasi di Kabupaten Banyumas, dan satu lokasi di Kabupaten Banjarnegara.
“Karena itu kendaraan harus selalu dikunci dan diparkir di tempat yang aman,” ujarnya.
Manfaatkan CCTV dan Jangan Mudah Terprovokasi
Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan kamera pengawas atau CCTV (Closed Circuit Television) di lingkungan rumah maupun tempat usaha.
Menurutnya, banyak kasus kejahatan berhasil diungkap berkat rekaman CCTV, termasuk beberapa kasus yang ditangani di wilayah hukum Polsek Kaligondang.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi adu domba atau provokasi, terutama saat banyak perantau atau pemudik pulang ke kampung halaman.
“Jangan mudah terprovokasi, termasuk oleh berita-berita hoaks yang bisa menimbulkan permusuhan di masyarakat,” kata Saryono.
Waspadai Judi Online dan Narkoba
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengingatkan bahaya judi online yang kini semakin marak di masyarakat.
Ia mengungkapkan, di wilayah Kaligondang pernah terjadi kasus seseorang yang menjadi korban kecanduan judi online hingga berujung bunuh diri.
Karena itu, orang tua diminta lebih bijak mengawasi penggunaan telepon genggam oleh anak-anak.
“Judol dampaknya luar biasa. Orang tua harus mengawasi penggunaan HP anak-anak agar tidak terjerumus,” ujarnya.
Selain judi online, masyarakat juga diminta mewaspadai peredaran narkoba yang kini semakin mudah ditemukan.
Menurutnya, jika dulu narkoba identik dengan kalangan artis, kini justru sudah menyasar masyarakat umum.
Ia bahkan mencontohkan temuan aparat di Kabupaten Purbalingga yang menunjukkan bahwa pengguna narkoba tidak sedikit berasal dari kalangan buruh.
“Bayangkan, jaman sekarang mencari uang sangat sulit, tetapi upah yang didapat justru dipakai untuk membeli sabu. Jangan sampai masyarakat terjerumus dan kecanduan narkoba,” kata Saryono.
Kapolsek berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang Lebaran, sehingga situasi di wilayah Kaligondang tetap aman dan kondusif. (Prasetiyo)