
GROBOGAN, EDUKATOR–Pengurus PGRI Kabupaten Grobogan mulai mematangkan berbagai agenda peringatan HUT Ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi (rakor), Rabu (26/8/2026), di Aula Kampoeng Sawah Krangganharjo (KSK) Purwodadi.
Rakor diikuti seluruh ketua cabang dan cabang khusus PGRI se-Kabupaten Grobogan. Jajaran Pengurus Kabupaten PGRI Grobogan juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Rakor dibuka Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Grobogan, Drs. H. Purnyomo, M.Pd. Pertemuan itu menjadi forum untuk merumuskan rangkaian kegiatan peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini.
“Kami berharap rakor menetapkan kegiatan bersama,” ujar Purnyomo.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar mengutamakan kebersamaan. Pelaksanaan kegiatan diharapkan tidak menimbulkan kepentingan sektoral.
“Jangan sampai muncul ego sektoral,” tegasnya.
Seminar Angkat Isu TKA Dan Perlindungan Guru
Wakil Ketua II Pengurus PGRI Kabupaten Grobogan, H. Prajitno, S.Pd., M.M., kemudian memaparkan materi rakor. Menurutnya, agenda tahun ini mengacu pada program kerja yang telah disepakati bersama.
Sejumlah kegiatan akan mewarnai peringatan tersebut. Di antaranya seminar, olahraga, bakti sosial, doa bersama, serta upacara sebagai kegiatan puncak.
Salah satu agenda utama berupa seminar pendidikan. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung akhir September atau awal Oktober 2026.
Seminar akan mengangkat sejumlah isu aktual pendidikan. Tema yang disiapkan meliputi Sukseskan TKA, Perlindungan Guru, dan Etika Bermedia Sosial.
TKA merupakan Tes Kompetensi Akademik. Tes tersebut menjadi salah satu perhatian baru dalam dunia pendidikan.
PGRI Dorong Guru Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Grobogan, Dr. H. Wahono, M.Pd., turut memberikan pandangan mengenai perkembangan pendidikan terkini. Ia menilai TKA menjadi tantangan baru bagi jajaran pendidikan.
Karena itu, berbagai upaya Dinas Pendidikan perlu mendapat dukungan. Dukungan tersebut diharapkan datang dari berbagai unsur pendidikan.
PGRI dan Dewan Pendidikan dinilai memiliki peran strategis. Keduanya dapat membantu memperkuat kesiapan menghadapi tantangan tersebut.
Selain TKA, penggunaan media sosial juga menjadi perhatian. Pendidik perlu menggunakan platform digital secara bijak dan bertanggung jawab.
PGRI berkewajiban memberikan arahan kepada anggotanya. Pembinaan juga diperlukan agar aktivitas bermedia sosial tetap sesuai etika.
Melalui rakor tersebut, PGRI Grobogan berharap seluruh agenda dapat dipersiapkan secara matang. Kebersamaan antarcabang menjadi modal penting menyukseskan rangkaian HUT Ke-81 PGRI dan HGN 2026. (Purwanto/Prs)