Arifin Wijaya Alias Ipin Terpilih Jadi Ketua PGRI Pandanarum

Bagikan :

Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Heling Suhono melantik pengurus PGRI Cabang Pandanarum masa bakti XXIII tahun 2025–2030.(Foto: Muji Prasetyo/EDUKATOR)

BANJARNEGARA, EDUKATOR— Arifin Wijaya, yang akrab disapa Ipin, resmi terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Pandanarum masa bakti XXIII tahun 2025–2030. Ia meraih kemenangan dalam Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Pandanarum, yang digelar di GOR Pringamba, Rabu (18/6/2025), melalui pemungutan suara dua putaran yang diikuti 25 pemilik hak suara.

Ipin yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris cabang berhasil mengungguli lima kandidat lain pada putaran pertama dengan perolehan 17 suara, dan ditetapkan sebagai Ketua PGRI terpilih. Proses pemilihan berlangsung demokratis dan antusias.

Dalam mekanisme konferensi cabang tersebut, putaran pertama (F1) digunakan untuk memilih ketua, sedangkan putaran kedua (F2) untuk memilih pengurus harian.

Susunan Pengurus

Pada F2, Wahono meraih suara terbanyak dengan 18 suara, disusul Diat (13 suara) dan Dedy Rizal (9 suara). Lewat rapat formatur yang digelar di hari yang sama, diputuskan susunan lengkap pengurus harian:

Ketua: Arifin Wijaya (Ipin)
Wakil Ketua I: Diat
Wakil Ketua II: Dedy Rizal
Sekretaris: Wahono

Keempat pengurus harian ini kemudian dilantik langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Heling Suhono.

Dalam sambutannya, Heling Suhono menyampaikan terima kasih kepada pengurus demisioner di bawah kepemimpinan Iswanto, serta mengapresiasi pelaksanaan konferensi yang demokratis sesuai AD/ART organisasi.

“Budaya demokrasi seperti ini harus terus dijalankan hingga tingkat ranting. Tujuh hari setelah ini, pengurus sudah harus menyusun pengurus pleno serta mengukuhkan Dewan Pembina dan Kehormatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesigapan pengurus cabang menghadapi tuntutan anggota serta perubahan situasi pendidikan, termasuk kemungkinan dampak dari kebijakan sekolah gratis.

“PGRI harus menjelaskan situasi kepada guru terdampak dengan cara yang manusiawi. Kita tetap berpikir positif. Bagi guru wiyata bhakti yang tidak masuk Dapodik dan hanya dibayar PSM, kita akan perjuangkan solusi yang adil,” tegas Heling.

Sinergi dan Kerja Sama adalah Kunci
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Arifin Wijaya (Ipin) menyampaikan komitmennya untuk membangun sinergi antar pengurus dan lembaga pendidikan di Pandanarum.

“Kerja sama itu penting. Sinergitas dengan lembaga lain juga penting. Semoga di periode depan, hubungan antar lembaga pendidikan di Kecamatan Pandanarum semakin erat dan saling mendukung,” ujarnya penuh semangat. (Muji Prasetyo)

BERITA TERKINI

bos1
Dindikbud Purbalingga Dorong Pengelolaan Dana BOS Berbasis Kinerja
WhatsApp Image 2026-06-07 at 07.35
78 Pensiunan Menangis, Kerugian Investasi Bodong Capai Rp 17 Miliar
ChatGPT Image Jun 6, 2026, 10_01_17 PM
Libur Sekolah Lebih Hemat, Ini 13 Kereta Beri Diskon 30 Persen
geo3
UNY Kembangkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Gunungkidul
IMG_7675
Purbalingga Siapkan Murid Sekolah Paham Koperasi Sejak Dini