Peringati Bulan Bahasa, Perpustakaan Pelita SMPN 1 Poncowarno Gelar Lomba Literasi

Bagikan :

Salah satu peserta lomba literasi tampil di hadapan rekan-rekannya 

KEBUMEN, EDUKATOR – Perpustakaan Pelita SMPN 1 Poncowarno, Kabupaten Kebumen, menggelar lomba literasi selama dua hari, Jumat–Sabtu (16–17 Oktober 2026). Selain mengasah kemampuan berbahasa dan kreativitas murid, kegiatan untuk memperingati Bulan Bahasa tersebut juga menjadi ajang seleksi duta literasi sekolah.

Kepala SMPN 1 Poncowarno, Eko Wahyudi, S.Pd., M.Pd., menegaskan, lomba Bulan Bahasa merupakan wujud pelaksanaan visi sekolah berbudaya literasi. “Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga mendorong murid menghasilkan karya yang dapat diapresiasi dan dipublikasikan,” ujar Eko Wahyudi kepada EDUKATOR.

Kepala SMPN 1 Poncowarno, Eko Wahyudi, S.Pd., M.Pd saat memberikan sambutan.

Beragam lomba digelar, meliputi mendongeng, menulis dan membaca puisi, menulis cerita pendek, serta mengulas buku. Melalui kompetisi ini, murid didorong untuk berani mengungkapkan gagasan, menghasilkan karya, dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber pengetahuan.

Lomba Menjadi Seleksi Duta Literasi
Kepala Perpustakaan Pelita, Tri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kemampuan murid sekaligus upaya memperkuat gerakan literasi di sekolah.

“Kompetisi ini sekaligus menjadi sarana seleksi duta literasi sekolah,” kata Tri Wahyuni.

Murid yang terpilih nantinya diharapkan dapat mewakili SMPN 1 Poncowarno dalam kegiatan duta literasi tingkat Kabupaten Kebumen.

Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen, Setya Birawa, S.H. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah sekolah yang konsisten mengembangkan kegiatan literasi melalui perpustakaan.

Ia menekankan pentingnya kemampuan berbahasa sebagai bagian dari kecakapan literasi. Murid diajak menghargai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, melestarikan bahasa daerah, dan mempelajari bahasa asing untuk menghadapi pergaulan global.

Setya juga mengingatkan murid agar menghargai semangat persatuan yang ditegaskan para pemuda melalui Sumpah Pemuda pada 1928. Bahasa Indonesia menjadi unsur penting pemersatu bangsa, sedangkan bahasa daerah merupakan kekayaan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan.

Terbitkan Buku Karya Murid
Dalam dua bulan terakhir, Perpustakaan Pelita telah menerbitkan buku kumpulan puisi karya murid berjudul Larik-Larik Pancawarna. Penerbitan buku ini menjadi ruang apresiasi bagi murid untuk mengembangkan bakat dan kemampuan menulis karya sastra.

Selain mengembangkan program literasi, Perpustakaan Pelita juga mempersiapkan diri menghadapi visitasi akreditasi perpustakaan tingkat nasional. Persiapan dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk menambah koleksi bahan bacaan dari pengadaan maupun donasi buku.

Koleksi perpustakaan mencakup buku karya guru dan murid. Pihak sekolah menyebutkan bahwa jumlah bahan bacaan yang tersedia telah melampaui batas minimal yang dipersyaratkan untuk persiapan akreditasi.

Perpustakaan sebagai Pusat Edukasi
Perpustakaan Pelita merupakan akronim dari Pusat Edukasi Literasi dan Taman Baca. Nama tersebut mencerminkan harapan agar perpustakaan tidak sekadar menjadi fasilitas penunjang pembelajaran, tetapi juga berkembang sebagai pusat edukasi dan pengembangan literasi.

Melalui kegiatan lomba, penerbitan buku, penambahan koleksi, dan seleksi duta literasi, sekolah berupaya membangun kebiasaan membaca sekaligus menumbuhkan kreativitas murid. Upaya tersebut diharapkan memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berbahasa, dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.(Prasetiyo)

 

 

 

BERITA TERKINI

Screenshot 2026-10-20 043007
Revitalisasi Nalar Literasi: Pekerjaan Besar di Balik Gedung Sekolah
bangun11
Ayo Belajar Koding Tanpa Komputer dan Internet
WhatsApp Image 2026-10-19 at 14.50
Peringati Bulan Bahasa, Perpustakaan Pelita SMPN 1 Poncowarno Gelar Lomba Literasi
WhatsApp Image 2026-10-19 at 09.32
Murid SMPN 3 Satu Atap Rembang Diajak Jelajahi Dunia Digital
FULAD6
Disersi Naik 50,9%, Pelanggaran Werving 155%: Alarm bagi Profesionalisme TNI AD