*Pendaftaran Sekolah Kedinasan

JAKARTA, EDUKATOR–Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) menjadi sekolah kedinasan dengan jumlah peserta submit terbanyak pada seleksi 2026. Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan itu mencatat 26.960 pelamar, dengan 26.471 peserta di antaranya telah menyelesaikan proses submit dokumen.
Tingginya minat terhadap PKN STAN turut menggambarkan ketatnya persaingan masuk sekolah kedinasan tahun ini. Secara keseluruhan, sebanyak 120.295 peserta telah melakukan submit, sedangkan kebutuhan formasi seluruh sekolah kedinasan hanya 4.770.
Data tersebut berdasarkan statistik pendaftaran sekolah kedinasan 2026 yang dipublikasikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 1 September 2026 pukul 13.14 WIB.
Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 telah berakhir pada Minggu (30/8/2026) pukul 23.59 WIB.
Lima Sekolah Kedinasan Paling Banyak Diburu
Selain PKN STAN, sejumlah sekolah kedinasan lainnya juga mencatat jumlah submit yang tinggi. Data BKN menunjukkan terdapat lima sekolah dengan jumlah peserta submit terbanyak.
Setelah PKN STAN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menempati posisi kedua dengan 22.365 peserta yang telah melakukan submit.
IPDN yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri tercatat memiliki 23.736 pelamar. Dari jumlah tersebut, 22.365 peserta telah menyelesaikan proses submit dokumen.
Posisi ketiga ditempati Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sekolah tersebut mencatat 25.109 pelamar, sedangkan peserta yang telah melakukan submit mencapai 21.054 orang.
Meskipun jumlah pelamar Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia lebih tinggi dibandingkan IPDN, posisinya berada di urutan ketiga. Hal itu karena pemeringkatan didasarkan pada jumlah peserta yang telah melakukan submit.
Politeknik Statistika STIS yang berada di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) menempati posisi keempat. STIS mencatat 15.129 pelamar, dengan 14.761 peserta telah melakukan submit.
Sementara itu, posisi kelima ditempati Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) di bawah Kementerian Perhubungan.
PTDI-STTD mencatat 10.324 pelamar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.208 peserta telah melakukan submit dokumen.
Persaingan Memperebutkan 4.770 Formasi
Ketatnya persaingan semakin terlihat dari perbandingan jumlah peserta dengan kebutuhan formasi.
Berdasarkan data BKN, total peserta yang telah melakukan submit mencapai 120.295 orang. Sementara itu, kebutuhan formasi sekolah kedinasan secara keseluruhan hanya 4.770.
“Jumlah peserta jauh lebih besar dibandingkan formasi tersedia.”
Dengan perbandingan tersebut, sekitar 115.525 peserta tidak akan mendapatkan formasi. Kondisi ini menunjukkan tingginya persaingan dalam seleksi sekolah kedinasan 2026.
Peserta yang telah menyelesaikan pendaftaran masih harus melewati sejumlah tahapan seleksi sebelum dinyatakan lulus.
Seleksi Administrasi Berlanjut ke Masa Sanggah
Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 2–3 September 2026.
Peserta yang keberatan terhadap hasil seleksi administrasi dapat mengajukan sanggah pada 4–5 September 2026.
Jawaban atas sanggah dijadwalkan diberikan pada 4–6 September 2026. Selanjutnya, hasil seleksi pasca-sanggah akan diumumkan pada 7–8 September 2026.
SKD CAT BKN Dimulai September
Peserta yang lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.
Sebelum mengikuti SKD, peserta akan menjalani tahapan penerbitan kode billing dan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Pelaksanaan SKD CAT BKN dijadwalkan berlangsung pada 22 September hingga 7 Oktober 2026.
Pengolahan nilai dijadwalkan pada 27 September hingga 10 Oktober 2026. Sementara itu, pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026.
Peserta yang lolos SKD akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Kelulusan Akhir Diumumkan November
Seleksi lanjutan non-CAT BKN dijadwalkan berlangsung pada 11–28 Oktober 2026.
Untuk instansi yang menggunakan CAT BKN dalam seleksi lanjutan, peserta harus mengikuti tahapan pembayaran PNBP, validasi data, penjadwalan, hingga pelaksanaan seleksi.
Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian atau lembaga dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober hingga 1 November 2026.
Peserta yang telah menyelesaikan pendaftaran karena itu perlu mencermati seluruh tahapan dan jadwal seleksi. Ketelitian mengikuti setiap proses menjadi penting agar tidak kehilangan kesempatan akibat melewatkan tahapan yang telah ditentukan. (Prasetiyo)