*Karakter Anak Dibentuk dari Rumah, Bukan Sekolah Saja
Kepala SMPN 3 Satap Rembang, Jais Mudin, S.Pd. (Foto: Humas SMPN 3 Satap Rembang/EDUKATOR).
PURBALINGGA, EDUKATOR — Pembentukan karakter anak tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan di sekolah. Keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam menanamkan disiplin, tanggung jawab, kejujuran, sopan santun, kepedulian, serta kemandirian kepada anak.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan parenting bertema “Membangun Karakter Anak Mulai dari Rumah” yang digelar SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap) Rembang, Purbalingga,Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini diikuti 58 orang tua murid dari kelas 7,8 dan 9.
Peserta kegiatan Parenting SMN 3 Satap Rembang, terdiri orangtua kelas 7,8 dan 9. (Foto: Humas SMPN 3 Satap Rembang/EDUKATOR).
Keluarga Menjadi Sekolah Pertama Anak
Kegiatan parenting diisi Kepala SMP N 3 Satap Rembang, Jais Mudin, S.Pd., bersama Wakil Kepala Sekolah St. Fahmi Murnantari, S.Pd. Keduanya menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan anak.
Wakil Kepala SMPN 3 Satap Rembang St. Fahmi Murnantari, S.Pd sedang memberikan motivasi kepada orang tua murid. (Foto: Humas SMPN 3 Satap Rembang/EDUKATOR).
Orang tua diajak memberikan perhatian, keteladanan, pembiasaan positif, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak. Nilai-nilai karakter perlu ditanamkan secara konsisten melalui kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.
“Pendidikan karakter dimulai dari keteladanan orang tua,” ujar Jais Mudin.
Menurutnya, pendidikan karakter bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Peran orang tua di rumah sangat menentukan pembentukan kebiasaan dan sikap anak karena keluarga menjadi lingkungan yang paling sering berinteraksi dengan anak.
Komunikasi Terbuka Perkuat Pendampingan
Sementara itu, St. Fahmi Murnantari mengajak orang tua membangun komunikasi terbuka dengan anak. Komunikasi yang baik dinilai penting agar orang tua dapat memahami perkembangan, kebutuhan, dan persoalan yang dihadapi anak.
“Bangun komunikasi terbuka agar anak merasa diperhatikan,” tegas St. Fahmi.
Pendampingan yang dilakukan dengan perhatian dan keteladanan diharapkan membantu anak tumbuh menjadi pribadi berkarakter. Anak juga diharapkan memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
Melalui kegiatan parenting tersebut, SMP N 3 Satap Rembang berharap kerja sama antara sekolah dan orang tua semakin erat. Sinergi tersebut diharapkan menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan murid, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan karakter perlu dilakukan secara berkelanjutan. Karakter anak tidak hanya dibentuk di sekolah, tetapi dimulai dari rumah melalui keteladanan dan pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. (Prasetiyo)